logo

Tewas Di Lapangan Voli, Gadis Belia Diduga Diracun Pacar

  Tewas Di Lapangan Voli, Gadis Belia Diduga Diracun Pacar

Foto: Istimewa
26 September 2021 14:09 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - KEDIRI: Seorang gadis belia, warga Desa Tiru Lor Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri, ditemukan tewas di sebuah lapangan voli Madrasah Ibtidaiyah, desa setempat pada Jumat (24/9/2021). Polisi yang bergerak cepat akhirnya meringkus pacar korban yang diduga sengaja meracun korban QAK (14 tahun) dengan potasium, usai diberitahu bahwa dirinya telah hamil.

Menurut Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, korban diduga dibunuh pacarnya sendiri yang juga masih berusia di bawah umur. "Yang bersangkutan sudah diamankan," ujarnya, Sabtu (25/9/2021).

Pengungkapan kasus itu bermula saat warga setempat yang hendak memberi makan ternaknya, Samsuri (50) dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat yang tergeletak di lapangan volly. Saksi yang ketakutan langsung memberitahukan ke tetangganya bernama Sampan, lalu keduanya melihat jazad tersebut.

Ternyata korban dikenali sebagai QAK yang masih tetangga mereka sendiri. Mereka kemudian  melaporkan ke aparat desa yang selanjutnya meneruskan laporan tentang penemuan mayat itu ke polisi.

Selain jazad korban yang dalam kondisi tengkurap itu, polisi juga menemukan sebuah ponsel, sandal dan jilbab yang diduga milik korban. Selanjutnya,  jazad korban dibawa dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri untuk dilakukan otopsi.

Belakangan diketahui, korban meninggal akibat racun. Polisi yang bergerak cepat akhirnya mengamankan pacar korban berinisial NAP. Saat dimintai keterangan, pelaku yang masih berusia di bawah umur itu mengakui semua perbuatannya.

Kepada polisi, pelaku mengaku panik saat diberi tahu korban bahwa dirinya hamil. Korban memasikan kehamilannya itu setelah membawa tes kehamilan (test pack) yang membuktikan dirinya memang positif hamil.

Selanjutnya, pelaku berinisiatif untuk menggugurkan kandungan korban dengan jamu racikan. Tanpa sepengetahuan korban, pelaku mencampurkan racun potasium ke dalam jamu penggugur kandungan tersebut.

Usai ditenggak di belakang Madrasah Ibtidaiyah, korban langsung mengerang kesakitan. Tak lama kemudian kemudian, korban ambruk. Pelaku yang ketakutan, langsung kabur meninggalkan pacarnya itu yang sedang sekarat. ***

Editor : Pudja Rukmana