logo

Webinar FPPJ, Sylviana Murni: Gubernur Anies Tidak Alergi Kritik Yang Konstruktif

Webinar FPPJ, Sylviana Murni: Gubernur Anies Tidak Alergi Kritik Yang Konstruktif

Ketua Komite III DPRD DKI Sylviana Murni
25 September 2021 22:28 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Ketua Komite III DPDRI Prof Dr Sylviana Murni menyatakan Gubernur DKI Jakata Anies Baswedan tidak alergi kritik.

Orang nomor satu di Pemprov DKI itu (Anies Baswedan) justru memerlukan kritik yang konstruktif,  kritik yang membangun, disampaikan dengan tabayun, disertai data-data yang benar, sehingga kritik dari masyarakat itu bisa menjadi  masukan  bagi Gubernur dalam mengambil kebijakan untuk masyarakat.

Hal itu dikatakan Ketua (Komite III DPD -RI) Prof Dr Sylviana Murni alias Mpok Sylviana pada webinar yang digelar LSM  FPPJ, Sabtu (24/9/2021). Acara Webinar  yang membahas empat tahun kepemimpinan Anies Baswedan,  menghadirkan sejumlah nara sumber antara lain Ketua Komite III DPD RI Prof Hj Sylviana Murni alias mpok Sylviana. Mantan anggota DPRD DKI Bestari Barus, Wakil Wali Kota Jakarta Irwandi, anggota DPRD DKI dari Fraksi PSI  Agus H  dan lain-lain.

"Pak Gubernur Anies butuh kritik  yang membangun sebagai masukan dari masyarakat agar tepat membuat kebijakan untuk kepentingan masyarakat," ujar None  Jakarta 1979 ini. Mantan Wali Kota  Jakarta Pusat yang terpilih menjadi senator dari dapil Ibu Kota ini menambahkan, para pejabat eselon II (Kepala Dinas) agar berani melaporkan disertai data yang akurat   tentang terjadi, tentu dengan benar.

"Jangan pejabat eselon II tidak berani kasih masukan yang sebenarnya terjadii kepada Gubernur. Tidak perlu takut dimarahi, atau takut dipindahtugaskan,"  katanya.

Terkait empat tahun kepemimpina  Anies,  telah banyak sekali  kinerja yang dirasakan masyarakat. "Bahwa  masih ada yang kurang, tentu hal ya g wajar'wajar saja, tidak ada ya g aempurna " ucap Sylviana.

Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) sebagai perwujudan masyarakat sipil yang memiliki kesadaran akan dampak program-program pembangunan bagi masyarakat tergerak menjembatani komunikasi pemerintah dengan masyarakat yang semata-mata bertujuan menghadirkan informasi yang objektif dan jauh dari kepentingan pragmatis bagi publik Jakarta.

Dalam bacaan dan kajian FPPJ terhadap 4 tahun kepemimpinannya Gubernur Anies telah berhasil melaksanakan hampir 70 % dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, diantaranya program OK OC, KJP Plus, Pembebasan PBB dan lain sebagainya. Meskipun menjadi catatan tersendiri mengenai efektifitas eksekusi program dalam RPJMD tersebut seperti tingkat hunian rumah DP 0 persen yang hingga saat ini masih kecil. Selain itu FPPJ juga merasa puas dengan pembangunan infra struktur yang dilakukan pemprov DKI yang memadukan antara kebutuhan dengan keindahan. Kehadiran stasiun Pasar Senen atau Tebet yang nyaman digunakan serta menyenangkan untuk dipandang seolah menambah kualitas kepercayaan diri dan kebahagiaan sebagai orang Jakarta.

Apresiasi juga FPPJ berikan atas keindahan dan kenyamanan beberapa shelter busway yang secara tidak langsung telah mendorong masyarakat untuk menggunakan moda transportasi umum yang juga berimbas pada pengurangan kemacetan di Ibu Kota. Selanjutnya FPPJ juga turut memberikan apresiasi atas berbagai perhargaan yang diterima oleh Pemprov DKI, baik dari organisasi atau institusi dalam dan luar negeri terhadap keberhasilan Pemprov DKI semisal 21Heroes2021 oleh lembaga internasional Transformative Urban Mobility Initiative (TUMI) yang menobatkan Gubernur dalam deretan 21 orang pahlawan transportasi dunia.

Demikian pula dengan opini Wajar Tanp Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia yang telah diterima pemprov DKI 4 tahun berturut-turut sebagai indikator sehatnya tata kelola keuangan pemprov.

Demikian pula dengan penilaian BPS tentang indeks demokrasi Indonesia yang menempatkan Jakarta sebagai Provinsi dengan indeks tertinggi yaitu sebesar 89,21 % yang menandakan bahwa kehidupan demokrasi di Jakarta dapat dikelola dengan baik oleh pemprov beserta jajarannya, dan penghargaan lain sebagainya. ***