logo

Polisi Masih Mencari Siapa lagi Petugas Lapas Tangerang Lalai

Polisi Masih Mencari Siapa lagi Petugas Lapas Tangerang Lalai

Ditjen Pas
25 September 2021 17:27 WIB
Penulis : Wilmar Pasaribu

SuaraKarya.id - JAKARTA: Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) melalui Kepala Kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten telah menonaktifkan tiga petugas Lapas Kelas I Tangerang.

Penonaktifan tersebut menyusul ditetapkannya ketiga orang tersebut berinisial RU, S dan Y sebagai tersangka kasus kebakaran oleh Kepolisian. "Keputusan terbaru dari Kepala Kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten, ketiga tersangka dinonaktifkan dari Lapas Kelas I Tangerang," ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen Pas Rika Apriyanti, Sabtu (25/9/2021).

Rika mengatakan, ketiga pegawai Lapas itu dinokaktifkan mulai Jumat (24/9/2021). Rika menyebut proses hukum terhadap ketiga tersangka saat ini terus berjalan di kepolisian. Polda Metro Jaya sebelumnya menetapkan tiga pegawai Lapas Tangerang menjadi tersangka kebakaran Lapas Kelas I Tangerang. Polisi menilai ketiganya lalai dalam tugas-tugasnya, sehingga mengakibatkan orang lain meninggal dunia. Tersangka RU, S dan Y dipersalahkan melanggar Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan orang meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, masih terbuka kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus kebakaran Lapas Kelas I Tangerang. Polisi masih mencari apakah ada pihak yang dapat dijerat Pasal 187 KUHP dan Pasal 188 KUHP. "Rencana tindak lanjut ke depan, penyidik akan gelar perkara. Kemungkinan ada tersangka yang baru," kata Yusri.

Penyidik meminta keterangan enam saksi, dua di antaranya pernah diperiksa namun dibutuhkan tambahan kesaksian. "Kami akan buat berita acara pemeriksaan tambahan kepada Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan dan Kasubag Umum," kata Yusri.

Saksi lainnya yaitu BB, orang yang memasang perangkat kelistrikan di lapas tersebut; dan tiga ahli. Dalam perkara ini polisi menerapkan tiga pasal perihal kelalaian yakni Pasal 187 KUHP, Pasal 188, dan Pasal 359 KUHP.

Berdasarkan penyelidikan awal, penyebab kebakaran adalah korsleting dan api bersumber dari satu titik saja mengakibatkan 49 orang tewas. Jika ditemukan kelalaian dan/atau kesengajaan, selain menjerat dengan Pasal 359 KUHP bisa juga dilakukan gugatan berdasarkan Pasal 1366 KUHPerdata dan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyelesaian Sengketa Tindakan Pemerintahan dan Kewenangan Mengadili Perbuatan Melanggar Hukum oleh badan/pejabat.***
 

Editor : Gungde Ariwangsa SH