logo

Bupati Kendal Pastikan Bantuan Kemensos Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

 Bupati Kendal Pastikan Bantuan Kemensos Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Bupati Kendal, Jawa Tengah Dico M Ganinduto.(foto,ist)
25 September 2021 00:18 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - KENDAL: Bupati Kendal Dico M Ganinduto melaporkan bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) telah salur 99,9 persen, dan sangat berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikannya di hadapan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, saat berkunjung di kabupaten itu bersama Anggota Komisi VIII DPR RI, Kamis (23/9/2021).

Mensos hadir dalam rangka pengawasan penyaluran bansos. Yang dijelaskan Bupati Kendal diterima dari Kemensos, dalam bentuk Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Keluarga Harapan (PKH), serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Kartu Sembako.

"Untuk BST terdapat penerima 42.630 KPM, dan telah disalurkan per 22 September 2021 periode Mei-Juni 31.076 KPM," ujar Dico.

Disebutkannya, untuk penyaluran PKH tercatat 99 persen sudah terealisasikan. Untuk tahap pertama, ujarnya, tercatat 41.326 KPM dan sudah tersalurkan sebanyak 41.325 KPM. Tahap kedua sebanyak 41.229 KPM sudah tersalurkan 41.227 KPM. Dan, tahap ketiga terdata 41.260 KPM sudah tersalurkan sebanyak 40.590 KPM.

"Tahap pertama sudah direalisasikan 99,9 persen, tahap kedua 99,9 persen dan tahap ketiga 98,9 persen," ungkapnya.

Dilanjutkannya, untuk bantuan pangan non tunai (BPNT)/ Kartu Sembako data per 22 September 2021, sebanyak 72.662 KPM yang menerima bantuan, 72.548 KPM yang bertransaksi, serta 114 yang belum tersalurkan.

Terakhir, untuk bantuan sosial anak yatim piatu terdampak Covid-19 tercatat kuota penerima 218 anak. Dengan rincian 40 anak telah diberikan bantuan, 30 anak validasi data, 178 sisa kuota yang akan direalisasikan.

Terkait beberapa program bantuan yang belum terealisasikan, Dico memastikan telah melakukan koordinasi dengan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Kemarin kita koordinasi dengan PT Pos terkait memang ada data yang kita verifikasi dan datanya tidak sesuai dengan DTKS yang sudah diberikan. Harapannya, semua kompak untuk memastikan distribusi bansos khusus bansos dari Kemensos tepat sasaran," terang Dico. ***

Editor : Pudja Rukmana