logo

BPJAMSOSTEK Sosialisasi Program Perlindungan Sosial Ke Pegawai Kemenlu

BPJAMSOSTEK Sosialisasi Program Perlindungan Sosial Ke Pegawai Kemenlu

BPJAMSOSTEK sosialisasi program.(foto,ist)
24 September 2021 23:21 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Jakarta Mangga Dua memberikan sosialisasi kepada Pegawai Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), perwakilan Indonesia di luar negeri, dari Hotel Le Meridien Jakarta, Selasa - Rabu (21- 22 September 2021).

Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan secara daring, dengan peserta yang ada di luar negeri. Perwakilan dari indonesia, Asia Tenggaran, Asia Timur, Australia, Amerikaa Utara. Sosialisasi menghadirkan Kepala Biro SDM Kemenlu Winanto Adi dan Inspektur Wilayah Tiga Kemenlu Lanang Saputro.

Pada kesempatan itu, Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Jakarta Mangga Dua Yudi Amrinal menyatakan rasa terimakasihnya, pada para peserta sosialisasi. Yang mengikuti program BPJAMSOSTEK, terkait Instruksi Presiden nomor 2 tahun 2021yaitu menginstruksikan kepada pegawai kemenlu setempat dapat mengikuti program BPJAMSOSTEK.

Seperti diketahui, manfaat yang diberikan sungguh luar biasa, dengan iuran kecil tapi manfaatnya sungguh besar. Dari pengobatan yang unlimited, beasiswa, serta juga jaminan hari tua yang bunganya lebih besar dari pada bunga Bank.

"Terimakasih banyak kepada tim Kemenlu yang sudah memberikan kesempatan untuk sosialisasi program BPJAMSOSTEK," ujar Yudi.

Di bagian lain saat pembukaan Winanto Adi menyatakan, kegiatan ini menindaklanjuti instruksi, untuk mendorong seluruh pegawai pemerintah non ASN di kedutaan dan kantro perwakilan RI di luar negeri menjadi peserta aktif BPJAMSOSTEK.

"Pegawai setempat merupakan bagian penting, kita perlu memberikan perlindungan pada pegawai yang bekerja di luar negeri. Dari kecelakaan kerja dan kematian, resiko di dalam menjalankan risiko kerja mendapatkan manfaat JHT," terang Winanto.

Dikemukakannya, velua for money sebagai anggota BPJAMSOSTEK sangat tinggi, dengan iuran yang sangat terjangkau dapat memberikan manfaat yang optimal.

"Bapak ibu yang memiliki resiko tinggi saat bekerja di luar negeri. Ini meringankan bapak ibu ketika terjadi resiko di luar negeri. Kami berharap sosialisasi program ini, bapak ibu dapat mendaftarkan peserta BPJAMSOSTEK. Kami berharap acara ini dapat berjalan dengan lancar dan di manfaatkan dengan baik," papar Winanto.

Sementara Lanang Seputro menyatakan, perwakilan-perwakilan di zona waktu yang tidak berbeda dengan waktu indonesia bagian barat (WIB), Sesuai dengan apa yang di amanatkan dari Instrksi Presiden nomor 2 tahun 2021 optimalisasi pelaksanaan program jaminan sosial.

Tiga mandat dari menteri luar negeri, 1. Diseminasi Program jaminan sosial Ketenagakerjaan. kepada pegawai perwakilan negara asing dan organisasi internasional di Indonesia, tengah dilakukan BPJAMSOSTEK dan Kemenlu.

2. Dukungan sarana dan prasarana perlindungan BPJAMSOSTEK bagi pekerja migram-pekerja migran yang bekerja di luar negeri.

3. Mendorong pegawai pemerintah non ASN di perwakilan RI di luar negeri, untuk menjadi peserta BPJAMSOSTEK, tentunya dengan dasar Inpres ini sebagai landasan hukum dan kepastian hukum perlindungan kepada pegawai setempat di luar negeri.

"Dan memberikan dorongan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan pegawai. Dapat memberikan perlindungan yang menyeluruh kepada pegawai di luar negeri," tutur dia.

Sedikitnya 297 peserta mengikuti sosialisasi ini secara daring ini. Sosialisasi program membahas JKK JKM JHT JP, serta JKP. Peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi ini sangat antusias, terbukti dengan ditambahnnya waktu untuk sesi tanya jawab.

Sedangkan Depdir BPJAMSOSTEK Wilayah DKI Jakarta Eko Nugrianto juga menyatakan terimakasihnya pada para peserta, yang bergabung untuk mengikuti acara sosialsasi ini. "Terkait kinerja kami dengan melindungi pekerja di dalam negeri maupun luar negeri dan memberikan pelayanan kepada pesera BPJAMSOSTEK. Kami berharap dengan skema gotong royong ini dapat melindungin seluruh pekerja," ungkapnya.

Eko juga berterimaksih pada Kemenlu, yang telah memfasilitasi BPJAMSOSTEK, untuk memberikan sosialisasi. Dan, berharap dengan kegiatan sosialisasi ini semua pekerja yang ada di luar negeri terlindungi. ***