logo

Komunikolog: Diperlukan Dialog Untuk Satukan KNPI

Komunikolog: Diperlukan Dialog Untuk Satukan KNPI

Pakar komunikasi politik Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing
23 September 2021 22:45 WIB
Penulis : Muhajir

SuaraKarya.id - JAKARTA: Sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) mengapresiasi langkah Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) terpilih hasil Kongres XVI Lombok, Andreas Nandhiwardana yang berkeinginan untuk menyatukan organisasi kepemudaan agar melebur jadi satu.

Dukungan itu salah satunya datang dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Ketua GMNI Arjuna Putra Aldino mendukung penuh langkah Ketum KNPI terpilih Andreas dalam rangka menyatukan organisasi tersebut.

"Kami berharap seluruh elemen-elemen OKP bersama-sama bersatu untuk memajukan pemuda Indonesia sebagai garda  terdepan dalam rangka mengawal NKRI," ujar Arjuna Putra Aldino di saat berbincang dengan Ketua Umum KNPI terpilih, Kamis (23/9/2021).

Sementara itu pakar komunikasi politik Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing mengapresiasi langkah penyatuan organisai KNPI itu. Menurut dia, dalam konteks  organisasi apapun harus dapat menyatukan kekuatan.

“Meski ada perbedaan itu hal yang wajar, namun itu sifatnya hanya dialektis. Jangan sampai perbedaan itu meniadakan satu dengan yang lain atau menyerang kelompok satu dengan yang lain. Jika ada perbedaaan itu ada sah-saja, tapi diikat dalam satu prinsip Bhineka Tunggal Ika,” ujar Emrus dalam keterangannya, Kamis (23/9/2021).

Menurut Emrus, membangun suatu organisasi harus butuh kekuatan dan dukungan dari semua elemen. Karena bila sudah terjadi perpecahan maka sulit menyatukan pandangan.

“Oleh karenanya saya sepakat bahwa penyatuan KNPI dalam konteks kebersamaan hal mutlak untuk dilakukan. Akan tetapi tidak boleh meniadakan dialektika. Sehingga ada tesis dan antitesis yang menghasilkan sintesa, sebagai suatu bentuk kebersamaan dalam membangun organisasi KNPI tentunya hal yang harus dilakukan,” tandas direktur eksekutif Emrus Corner ini.

Emrus juga mengingatkan agar jangan lagi ada organisasi kepemudaan seperti KNPI dengan nama yang sama, karena tidak puas dengan formasi kepengurusan yang lama sehingga mendirikan kelompok organisasi yang baru dengan nama persis sama.

“Oleh karenaanya saya menyarankan, guna menyatukan organisasi KNPI yang terpecah itu perlu dilakukan ruang dialog dan berkompromi dalam menukar kepentingan agar ditemukan satu kesepakatan,” kata Emrus.

Untuk mewujudkan semua itu kata Emrus, selain kompromi bertukar kepentingan dan tidak memaksakan kehendak faktor lain yang tidak kalah penting adalah dibutuhkan leadership yang kuat untuk merangkul kelompok organisasi KNPI yang lain agar melebur jadi satu.

“Jadi pola kompromi dan leadership atau kepemimpinan yang dapat merangkul semua elemen yang berkepentingan di tubuh organisasi KNPI itu sangat dibutuhkan.. Oleh karenanya langkah Anderas dalam menyatukan KNPI sudah sangat tepat dan perlu didukung semua elemen OKP yang lain," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) terpilih, Raden Andreas Nandi Wardhana mengajak segenap pemuda yang tergabung dalam wadah berhimpun organisasi kepemudaan agar kembali bersatu.

Andre mengungkapkan, sebagai organisasi kepemudaan,  KNPI merupakan wadah berhimpun yang memiliki latar belakang dan pendidikan yang sangat plural dan dinamis, sehingga KNPI memiliki peran penting dalam membangun karakter bangsa.

Menurut dia, tidak mudah membangun sebuah organisasi kepemudaan. Pasang surut organisasi ini telah dilalui.  Sehingga dinamika di tubuh organisasi kepemudaan itu cukup dinamis.

“Oleh sebab itu, kami berharap bahwa Kongres XVI sebagai ajang pemersatu bagi organisasi KNPI yang sempat mengalami perpecahan itu,” kata Andre dalam keterangan persnya, Senin (20/9/2021). 

Perpecahan di tubuh KNPI, lanjut Andre, bukan hanya berimbas pada organisasi itu sendiri, tetapi juga berdampak pada konflik di tubuh OKP yang ada di bawahnya, karena dukung mendukung kepada salah satu kubu.

“Oleh karenanya, kami membuka ruang agar pemuda yang terpecah belah agar kembali menyatu dalam wadah berhimpun KNPI Kongres XVI Lombok ini,” imbau Andre.

Sebelumnya, Tiga kelompok Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) islah. Mereka sepakat menggelar Rapimpurnas dan Kongres bersama XVI pada 2021.

Ketua umum dari tiga kubu KNPI, yaitu Noer Fajrieansyah, Abdul Azis, dan Mustahuddin, berkumpul bersama di Jalan KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat. Mereka menandatangani kesepakatan bersama didampingi Sekretaris Jenderal masing-masing, yaitu Addin Jauharudin, Jackson AW Kumaat, dan Yamitema Tirtajaya Laoly.

"Hari ini sangat bersejarah bagi pemuda Indonesia karena berdasarkan kesadaran bersama kami pimpinan dari tiga kelompok DPP KNPI pada hari ini sepakat konflik yang selama ini terjadi harus diakhiri dan jangan ada lagi perpecahan pemuda ke depannya. Karena itu kami bertemu hari ini untuk melaksanakan kongres bersama sesuai dengan harapan pemerintah dan OKP yang selama ini bernaung di bawah DPP KNPI," ujar Addin, Sekjen DPP KNPI versi Noer Fajrieansyah, dalam keterangan tertulisnya belum lama ini. ***

Editor : Pudja Rukmana