logo

Perlu Testing Dalam Persiapan PTM Untuk Cegah Klaster Sekolah

Perlu Testing Dalam Persiapan PTM Untuk Cegah Klaster Sekolah

Pelaksanaan PTM perlu dipantau lebih ketat lagi. (Istimewa)
22 September 2021 12:49 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - SEMARANG: Pemprov Jawa Tengah mengingatkan, sekolah-sekolah yang sedang mempersiapkan pembelajaran tatap muka (PTM), harus pula menyertakan testing. Langkah ini demi mengantisipasi siswa terpapar Covid-19 saat mengikuti PTM di sekolah.

"Sekarang kami minta untuk sekolah yang mempersiapkan PTM, harus disiapkan testingnya pula. Kalau perlu sekali-kali dirandom test," tegas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Selasa (21/9/2021).

Ia menegaskan, sekolah yang memang belum siap menyelenggarakan PTM harus jujur. Bila memang belum siap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap mendampingi sampai sekolah benar-benar siap.

"Jadi sekolah yang belum siap, tidak usah mengaku siap. Kalau belum siap kami akan dampingi biar benar-benar siap dulu," katanya.

Permintaan menambahkan testing dalam persiapan PTM dilakukan, setelah pihaknya mendapatkan laporan adanya siswa peserta PTM yang terpapar Covid-19. Terbaru, ada sekitar 90 siswa SMP Negeri 4 Mrebet, Purbalingga, terpapar Covid-19.

Hal itu diketahui setelah pihak sekolah bersama Dinas Kesehatan Purbalingga melakukan rapid test antigen pada Senin (20/9/2021). Terkait kejadian itu, Ganjar sudah menghubungi Bupati Purbalingga untuk mengecek dan menutup sekolah.

"Untuk Purbalingga, saya sudah telepon Bupati, sudah dicek, dan saya minta untuk ditutup. Sama juga yang terjadi di Jepara, saya minta sekolah langsung ditutup," katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa sudah tidak ada daerah di Jawa Tengah yang masuk level 4. Sebelumnya ada Kabupaten Brebes yang masuk dalam level tersebut.

"Level 4 sudah tidak ada, kemarin ada satu Brebes, itu pun karena data lamanya dimasukkan. Maka saya berkali-kali ingatkan masukkan datanya di satu saja, Corona Jateng. Itu otomatis akan nyambung ke pusat," tegas Ganjar.***

Editor : Markon Piliang