logo

Kasus Positif Covid-19 Hanya  95 Orang Di DKI Jakarta

Kasus Positif Covid-19 Hanya  95 Orang Di DKI Jakarta

Kasus positif Covid di DKI Jakarta terus menurun
20 September 2021 18:58 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan  DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan  DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 13.997 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 12.877 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 91 positif dan 12.786 negatif.

Jumlah kasus positif hari ini merupakan rekor penambahan kasus harian terendah sejak 29 Juni 2020, yang mana saat itu kasus positif bertambah sebanyak 95 kasus dan sesudahnya selalu di atas 100 kasus per hari.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 99.537 orang dites, dengan hasil 131 positif dan 99.406 negatif. Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 115.690 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 574.873 per sejuta penduduk," ujarnya.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 321 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 2.558 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 856.252 kasus.

Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 840.212 dengan tingkat kesembuhan 98,1%, dan total 13.482 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 1,1%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 14%.

WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%. Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung.

Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 10.242.670 orang (114,6%), dengan proporsi 64% merupakan warga ber-KTP DKI dan 36% warga KTP Non DKI.

Jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 10.306 orang. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 7.422.545 orang (83%), dengan proporsi 66% merupakan warga ber-KTP DKI dan 34% warga KTP Non DKI.

Jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 15.210 orang.

Satpol PP DKI Jakarta, menindak atas pelanggaran penggunaan masker dan pendataan buku tamu juga akan digencarkan, begitu pula dengan bentuk pelanggaran-pelanggaran PPKM lainnya, seperti pelanggaran di restoran/rumah makan, serta pelanggaran perkantoran, tempat usaha, dan tempat industri.

Sanksi yang diberlakukan berupa kerja sosial, denda, penghentian sementara kegiatan, hingga pencabutan izin usaha.

Berdasarkan laporan harian Satpol PP Provinsi DKI  pada 19 September 2021 pukul 18.00 WIB, telah dilakukan penertiban, terdiri dari operasi masker, penertiban pada restoran, rumah makan, warung makan, dan kafe, serta pada perkantoran, tempat kerja, dan tempat usaha dengan total denda sebesar Rp 2.700.000.

Serta 6 restoran, rumah makan, warung makan, kafe dan juga 1 tempat usaha lainnya yang diberhentikan sementara. Harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.

Pemprov DKI Jmenyarankan, untuk melakukan vaksinasi, warga dapat langsung ke tempat vaksinasi.

Namun, untuk mempercepat proses vaksinasi, warga disarankan mendaftar online melalui aplikasi JAKI atau situs corona.jakarta.go.id/vaksinasi. Dengan mendaftar secara online, warga dapat memilih waktu dan tempat vaksinasi sendiri, sekaligus bisa melakukan pre-screening tes online.

Untuk menemukan tempat vaksinasi, warga juga mengeceknya melalui aplikasi google maps. Hanya dengan menuliskan “vaksin Covid-19”, warga dapat menemukan lokasi serta dibantu informasi jalur menemukan lokasi yang dipilih.

Pemprov DKI  juga masih membuka kesempatan untuk masyarakat berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi Covid-19 dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar atau KSBB.  ***