logo

UMKM Di Solo Raya Didorong Keluar Dari Zona UMKM

UMKM Di Solo Raya Didorong Keluar Dari Zona UMKM

Seminar Bisnis, Super Team Day yang dilaksanakan komunitas UMKM Tangan Di Atas (TDA) Solo
18 September 2021 16:28 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Solo Raya didorong untuk keluar dari zona UMKM. Untuk bisa menuju ke level berikutnya, pelaku UMKM harus mampu membangun tim yang solid.

"Selain dari sisi finansial, sales dan marketing serta operasional perusahaan. Ini empat pondasi membangun sebuah bisnis untuk bisa menuju ke next level," jelas Ketua Umum Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Solo Raya, Ali Effendi, saat pembukaan Seminar Bisnis, Super Team Day di Hotel Horizon Aziza Solo, Sabtu (18/9/2021).

Menurut Fendi, jika saat ini masih berada di zona UMKM, dengan memperkuat enpat pondasi ini pelaku usaha bisa membawa usahanya keluar dari zona UMKM, sehingga omsetnya meningkat.

Seminar yang diikuti pelaku UMKM di Solo Raya itu diharapkan bisa memberi input bagi pelaku usaha agar bisa membangun pondasi pertama dari usahanya, yakni membangun super tim yang loyal dengan bisnisnya. Dengan tim yang kuat, maka jalannya organisasi bisa berjalan dengan baik.

Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber, diantaranya Trio Rachacha Grup, yang terdiri dari Labib, Mudaza dan Fendi. Ketiganya berkolaborasi membuat usaha Rachacha yang bergerak di bidang minuman kekinian dan sudah menjalankan usahanya sejak tahun 2018. Ketiganya merupakan pengusaha muda yang memulai usahanya rata-rata di usia sebelum 30 tahun.

"Untuk membangun super tim yang loyal dan mau menjalankan bisnis dengan maksimal, saya menekankan pada membangun budaya kerja yang baik," kata salah satu pendiri Rachacha Group, Labib.

Untuk membangun tim yang loyal, pihaknya membangun tim layaknya saudara dan keluarga, sehingga tumbuh rasa ownership, rasa memiliki usaha yang dijalankan. Baginya, tim yang solid adalah investasi yang besar dalam sebuah bisnis.

Untuk membangun tim, lanjut Labib, ia mengajak timnya untuk membangun usaha bersama-sama. Sedangkan narasumber lainnya, Khoyrul Fauzan lebih fokus lagi mengungkap tentang bagaimana membentuk mindset yang tepat dalam membangun Superteam.

Sementara itu, pemateri utama dalam event kali ini, Alfan Robbani, menekankan pentingnya membentuk tim dalam menjalankan bisnis. Dengan adanya tim, minimal pelaku usaha tidak bekerja sendirian dalam menjalankan usaha.

"Yang penting berani dulu membentuk tim, jangan takut hire orang. Setelah membentuk tim, pelaku usaha tinggal membentuk ekosistem perusahaan dan culture perusahaan yang baik. Timnya harus beragam, jangan konseptor semua, nanti bisa-bisa hanya bikin konsep-konsep saja tapi tidak ada yang eksekusi juga tidak jalan," paparnya.

Event ini merupakan event pertama dari rencana rangkaian 4 event seminar bisnis, dalam seri 4 Pilar Series dari TDA Solo Raya.***

Editor : Gungde Ariwangsa SH