logo

Jadi Atlet Jangan Takut Dengan Masa Depan

Jadi Atlet Jangan Takut Dengan Masa Depan

Foto: Dok Humas KONI DKI.
18 September 2021 05:33 WIB
Penulis : Markon Piliang

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi DKI Jakarta Ahmad Firdaus menegaskan, menjatuhkan pilihan menjadi seorang atlet jangan takut dengan masa depan. Profesi sebagai atlet juga menjanjikan masa depan yang indah dengan catatan mau bekerja keras.

Hal ini disampaikan Kadispora pada kunjungannya ke Pelatda PON DKI Jakarta untuk cabang olahraga biliar dan rugby di Icuk Sugiarto Training Camp (ISTC) Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (17/9/2021), sekaligus melepas keberangkatan dua cabor ini ke Papua.

Pada kunjungan tersebut Kadispora didampingi Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta Djamhuron P Wibowo, sejumlah pejabat kepala bidang Dispora DKI, serta beberapa orang pengurus KONI DKI.

“Banyak atlet yang sukses, asalkan menjalankan profesi itu dengan tekun, sepenuh hati, dan bekerja keras,” kata Ahmad Firdaus.

Kadispora mencontohkan Icuk Sugiarto, sang legenda bulutangkis juara dunia 1983. Berkat ketekunannya dari hidup sebagai atlet Icuk sukses membangun sebuah fasilitas olahraga yang sangat luar biasa di daerah Kadudampit, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat.

“Ini menunjukkan kalau kita serius menjalani profesi yang menjadi pilihan hidup kita, tidak ada yang tidak mungkin. Kang Icuk bisa menjadi contoh bahwa hidup sebagai olahragawan masa depannya tidak suram,” lanjut Ahmad Firdaus.

Oleh karena itu, Kadispora mengharapkan para atlet yang menjadi wakil-wakil DKI Jakarta di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang akan berlangsung 2 – 15 Oktober mendatang tetap bersemangat latihan di sisa waktu menjelang keberangkatan. Jadikan sarana tempat latihan di ISTC sebagai motivasi untuk mencapai sukses.

“Bila kalian berhasil meraih medali emas, akan banyak penghargaan yang akan diterima dalam bentuk bonus dimana nilainya tidak kecil. Kami bersama KONI DKI sudah memikirkan itu, dan kalian tinggal berlatih, berlatih dan berlatih. Kalian yang ada di depan kami ini adalah orang-orang pilihan dari 11 juta penduduk Jakarta,” ucap Firdaus.

Ia menambahkan, dalam hal kesejahteraan atlet, pemerintah DKI Jakarta lewat Dispora bekerja sama dengan KONI DKI selalu berkolaborasi merancang usulan honor atlet. Dan itu sudah dinikmati atlet dengan jumlah yang jauh lebih besar bila dibandingkan dengan atlet provinsi lain.

Sementara itu Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta Djamhuron P Wibowo membakar semangat atlet dengan yel yel yang cukup menggelegar di dalam Gedung Bulutangkis tempat acara berlangsung. Pada kesempatan itu Djamhuron menyampaikan hanya atlet yang berlatih luar biasa yang akan mencapai hasil luar biasa pula.

“Hadapi lawan dengan tanpa rasa takut. Tatap matanya, sehingga mereka menjadi gentar menghadapi kalian. Maka bermain dengan mental yang kuat akan mampu mengalahkan lawan-lawannya,” kata Djamhuron.

Djamhuron mengharapkan Rugby dan biliar yang sudah menyandangkan target di pundaknya agar mencapai hasil terbaik. Bahkan kalau bisa hasil yang dicapai lebih dari yang ditargetkan.

“Biliar yang menargetkan lima medali emas mudah-mudahan lebih dari lima hasilnya. Begitu juga rugby, kalau bisa sapu bersih dua medali emas di nomor putra dan putri,” lanjutnya.

Icuk Sugiarto yang diberi kesempatan memberikan motivasi kepada atlet biliar dan rugby, mengatakan bahwa kunci sukses seorang atlet itu adalah mau berlatih lebih dari latihan biasa.

“Orang sukses itu adalah mereka yang berani memulai dan bekerja keras. Saya dulu sebelum mencapai gelar juara dunia, selalu menambah jam latihan pada saat orang lain istirahat. Kenapa? Karena dengan berlatih lebih dari orang lain maka kita akan dapat mengalahkan lawan yang latihan biasa-biasa saja,” kata Icuk.

Pada kesempatan itu Icuk menyampaikan kata-kata bijak: ‘Tidak ada gunanya kalian mempunyai mimpi yang besar, tapi tak pernah sekalipun kalian mencari jalan untuk mengapainya’. ***