logo

Terima SK, Duet Haji Lulung- Najmi Mumtaza Siap Kembalikan Kejayaan PPP DKI

Terima SK,  Duet Haji Lulung- Najmi Mumtaza Siap Kembalikan Kejayaan PPP DKI

Penyerahan SK kepengurusan kepada H Lulung Abraham Lunggana, Kamis (16/9/2021).
17 September 2021 13:09 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Ketua DPW PPP DKI Jakarta Abraham Lunggana (Haji Lulung) resmi menerima SK Kepengurusan periode 2021- 2026 di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis malam (16/9/2021). 

SK tersebut diserahkan  oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP Arwani Thomafi didampingi Wasekjen Idy Muzayyad dan disaksikan sejumlah pengurus teras DPP PPP. Dalam memimpin  DPW PPP Jakarta, Haji Lulung akan didampingi H. Najmi Mumtaza Rabbany, sebagai Sekretaris DPW PPP DKI.

Dia merupakan putra dari Wakil Menteri Agama (Wamenag), KH. Zainut Tauhid Sa'adi. Sadangkan posisi Bendahara dijabat oleh H. M. Yunus.

Dengan diterbitkannya SK ini, Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi meminta Haji Lulung langsung turun ke masyarakat menyapa para ulama dan habaib serta konstituen PPP di Ibu Kota.

"Alhamdulillah, dan selamat datang kembali ke PPP. Kita minta kepada Haji Lulung agar segera sowan dan silaturrahmi kepada para ulama dan habaib di Jakarta," kata Arwani.

Selain itu, Arwani juga mengintruksikan kepada jajaran pengurus DPW PPP DKI agar segera melakukan konsolidasi untuk mengembalikan kebesaran partai Ka'bah di Jakarta.

"Segera konsolidasi dan hadir ke tengah-tengah masyarakat, rebut kembali simpati masyarakat Ibu Kota," ucap Arwani berpesan.

Selanjutnya, saat disinggung soal target khusus di Pemilu 2024, Arwani tidak menjawab secara gamblang. Dia meminta saat ini kader PPP fokus dulu pada kerja-kerja di lapangan dan hadir di tengah masyarakat, terlebih saat ini masyarakat sedang kesulitan akibat pandemi Covid-19.

"Kita ingin PPP hadir bekerja nyata untuk umat, tentu nantinya kita juga ingin kembali memaksimalkan peran serta di dalam membangun Jakarta dalam kerja-kerja legislatif seperti pada pemilu-pemilu sebelumnya," katanya  diplomatis.

"Bismillah, biidznillah dan atas pertolongan Allah SWT, insyaallah kerja keras kita ke depan akan membuahkan hasil yang baik," ucap Arwani.

Sementara itu, usai menerima SK, Haji Lulung menyampaikan terima kasih dan rasa syukur kepada Allah SWT, atas kembali bersatunya PPP pasca terjadinya dualisme kepengurusan yang sempat menimpa partai Ka'bah.

Tak lupa, Haji Lulung juga menyampaikan permintaan maaf kepada umat dan masyarakat serta segenap konstituen PPP di DKI. Karena sebelumnya telah ikut membiarkan dan terlibat konflik di internal PPP. 

"Kami mohon dibukakan pintu maaf kepada umat dan seluruh rekan-rekan di PPP dan masyarakat Jakarta, karena kita pernah berkonflik di masa lalu, khususnya di Pilkada DKI 2017 di mana saat itu kami dianggap tidak sesuai harapan umat. Bismillah, saya hari ini resmi kembali ke PPP karena terpanggil dengan banyaknya ulama dan kyai yang meminta saya untuk kembali," kata Haji Lulung.

Selanjutnya, mantan Wakil Ketua DPRD DKI dua periode itu juga memohon do'a dan dukungan masyarakat Jakarta agar dimudahkan dalam menjalankan amanah selama lima tahun ke depan.

"Setelah ini, kami akan segera melakukan konsolidasi dengan menyelenggarakan rapat-rapat kerja wilayah di lima kota Jakarta dan satu kabupaten Kepulauan Seribu," jelas dia.

Haji Lulung yakin, ke depan kerja politik partainya akan semakin solid dan kuat, setelah menjalani masa-masa sulit di masa lalu.  "Rapatkan bariskan dan luruskan shaf, mari bersama-sama kita kembalikan PPP sebagai partai yang memperjuangkan kepentingan umat, sekaligus sebagai salah satu partai besar di Jakarta.

Mari kita raih kembali kepercayaan masyarakat untuk meraih kesuksesan di Pemilu mendatang. Semoga kita selalu dalam lindungan dan pertolongan Allah," imbuh Haji Lulung.

Di sisi lain, dibawah kepemimpinannya kali ini Haji Lulung bersama Sekwil Najmi Mumtaza, bertekad untuk membawa kebaruan, salah satunya dengan menggandeng atau melibatkan generasi milenial. Sebab, menurutnya, peran milenial sangat besar dalam digital campaign untuk meningkatkan tingkat elektoral partai. 

“Kita harus menghilangkan kesan kalau PPP adalah partai orang tua, mari kita tunjukkan kalau PPP juga partainya anak muda yang siap menumbuhkan energi positif baru bagi PPP ke depan,” pungkasnya. ***

Editor : Pudja Rukmana