logo

Kabsor Berupaya Memutus Rantai Penyebaran Covid-19

Kabsor  Berupaya Memutus Rantai Penyebaran Covid-19

Masyarakat Kabupaten Sorong Menerima Vaksinasi Covid-19 Ke-2 Hari Ini Termasuk Wartawan suarakarya.id, Yacob Nauly (kanan)
29 Juli 2021 23:17 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - AIMAS: Juru bicara Satgas Covid-19 kabupaten Sorong (Kabsor), Agustinus Wabia, mengatakan, pihaknya terus mengimbau masyarakat  setempat untuk  menegakkan  atau mematuhi protokol kesehatan. Di samping  itu pihaknya terus melakukan Testing Tracing  dan Treatment (3T).

Menjawab pertanyaan suarakarya.id, Wabia, menjelaskan,  pihaknya masih terus  mengimbau masyarakat untuk  menegakkan  protokol kesehatan . Termasuk  pihaknya melakukan  testing. Karena  itu terus didapatkan  penderita Covid-19 baru,

“ Tes, Telusur dan Tindak lanjut terus dilakukan oleh  Pemerintah kabupaten Sorong, sehingga  penderita terinfeksi Covid-19 terus meningkat di daerah ini. Hal itu dilakukan agar mempercepat pemutusan penyebaran Covid-19 di kabupaten ini ,”kata Wabia.

Menurutnya,  Tes, Telusur dan Tindak lanjut penting dilakukan . 3 T merupakan upaya untuk memutus rantai penularan Covid-19. Makanya, penerapan 3 T masih perlu ditingkatkan pemahaman-nya di masyarakat kabupaten Sorong. Karena, selama ini   masyarakat lebih mengenal 3 M, saja.

Bupati kabupaten Sorong, Dr. Johny Kamuru, SH.,M.Si, dalam berbagai  kesempatan tak bosan-bosannya, mengajak masyarakat  agar  mampu bertahan di tengah ancaman Covid-19 dengan menerapkan  3 M.

Ia, juga mengingatkan warga  untuk tidak berkerumun atau melakukan kegiatan  dalam jumlah banyak  orang. Karena,  itu  membuka peluang besar  penyebaran Covid-19 dari orang ke orang.

“Kami mengimbau warga agar  meningkatkan imun dengan mengonsumsi makanan lokal yang bergizi. Serta, juga  Pemda terus memberikan bantuan bahan makanan kepada masyarakat yang terdampak pendemi  Covid-18 saat ini,”katanya.

Bupati Kamuru,  mengimbau  pimpinan dinas dan badan agar  berupaya membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 hari ini.

Karena itu, ia , juga meminta pimpinan OPD agar memanfaatkan sumber daya anggaran sesuai  aturan yang berlaku. Para pimpinan OPD diminta bekerja profesional sesuai  mekanisme  yang telah ditetapkan  Undang-Undang yang berlaku.

Terkait penanggulangan Covid-19, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menjelaskan , di  provinsi  ini ada dua daerah  kini diterapkan  PPKM level 4. Yaitu  kabupaten Manokwari dan Kota Sorong.

“Karena itu diharapkan daerah lain juga harus benar-benar menerapkan  protokol kesehatan , dan  juga 3 T harus  diterapkan oleh pemerintah setempat. Agar,  segera mengakhiri  penyebaran  Covid-19 di  provinsi ini,” katanya.

 Bagi masyarakat terdampak  Covid-19, akan menerima bantuan bahan makanan (Bama) dari pemerintah , demikian  Mandacan.

Karena itu, lanjutnya, saat ini  ia tengah  menyalurkan   bantuan  bahan makanan (Bama) langsung ke masyarakat. “Diharapkan masyarakat yang telah menerima bantuan agar memanfaatkannya dengan baik.

Gubernur mengingatkan masyarakat untuk meniadakan kerumunan  massa. Karena,   yang terjadi selama ini  yaitu meningkatnya  penularan  corona virus akibat kerumunan massa.

“Kita harus  sayang keluarga sahabat maupun  orang tua kita yang mungkin sakit hingga wafat akibat pandemic Covid-19  yang melanda  Papua Barat. Karena itu cara mudah untuk menghindari penyebaran pandemic ini adalah dengan  menjaga diri agar tetap sehat,” katanya.

Covid-19 di Kabupaten Sorong

Terkait situasi Covid-19 di kabupaten Sorong hingga  Rabu  (28/7/2021), Juru Bicara Tim Satgas Caivid-19 setempat, Agustinus Wabia, mengatakan, tambahan pasien baru  3 orang, kumulatif 1.275 orang. Kumulatif sembuh 1.129  orang, tambahan meninggal 3 orang kumulatif meninggal 69 orang. Sehingga kasus kumulatif hari ini  sebanyak 77 orang.

Untuk tanggal 29 Juli 2021  kesembuhan 8.55 %, kematian 5.41 persen. Kumulatif pasien 1.275 orang, kumulatif sembuh1.129  orang, kumulatif meninggal 69 orang. Sehingga kasus positif hari ini sebanyak 77 orang.

Penemuan kasus baru tahun 2021 sebesar 254.59 % . Sedangkan angka kematian 666.67 persen bila dibandingkan dengan tahun 2020.

Vaksinasi

Vaksinasi tahap I dan II di kabupaten Sorong  Sumber Daya Manusia Kesehatan  (SDMK) 2.057 orang, Lanjut usia (Lansia) 810 orang, Pelayanan Publik 1.723 orang . Sehingga,  total vaksinasi 20390 orang.

Vaksinasi tahap 1 dan 2. Terima  27.840. Dosis I, sebanyak 14.611. Dosis II sebanyak 6467. Jumlah dosis 1 dan 2 21.078. Sisa vaksin  6.762.  ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto