logo

Gibran Janji Bantu Pendidikan Anak-Anak Yatim Piatu Karena Covid-19

Gibran Janji Bantu Pendidikan Anak-Anak Yatim Piatu Karena Covid-19

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka
28 Juli 2021 23:13 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Banyak anak-anak kehilangan orangtuanya selama masa pandemi Covid-19. Di Kota Solo, diperkirakan ada puluhan anak-anak yang menjadi yatim piatu atau kehilangan salah satu orangtuanya.

Salah satunya adalah kakak beradik Early Oryza Nesta Sarjono (16), Efelyn Dora Lifinia (14l), dan Rio Andreas Stenny (12). Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan pihaknya tengah menyiapkan bantuan yang akan diberikan kepada tiga kakak beradik itu.

"Ini baru kita siapkan, saat ini ketiganya sudah dititipkan ke pamannya. Pendidikan akan kita bantu yang penting pendidikan," kata Gibran di Balai Kota Solo, Rabu (28/7/2021).

Meskipun bantuan sudah disiapkan tetapi dirinya enggan mengatakan bentuk bantuan tersebut.

"Namanya bantuan ya tidak usah disebutkan. Tiga anak itu yang akan kita prioritaskan dulu," katanya lagi .

Selain tiga anak tersebut, masih ada anak-anak lain yang orangtuanya meninggal karena Covid-19. Saat ini pihaknya juga telah meminta kepada dinas terkait untuk melakukan pendataan dan menyortiran nama anak-anak yang orangtuanya meninggal karena Covid-19.

"Datanya sudah ada tapi saya minta disortir lagi. Yang menyortir dari Dispendukcapil, DKK dan ajudan juga saya tugasi," jelasnya.

Disinggung jumlah anak-anak di Kota Solo yang orangtuanya meninggal karena Covid-19, Gibran mengatakan belum ada jumlah pasti.

"Nanti datanya kita pastikan dulu, tapi kematian di Solo kan cukup tinggi. Yang jelas untuk adik-adik di bawah umur akan kita bantu," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Kota Solo, Yohanes Pramono mengatakan pihaknya akan membantu terkait pengurusan administrasi kependudukan.

"Kalau ayahnya meninggal kita akan bantu membuat akta kematian. Kalau mereka berasal dari keluarga tidak mampu akan dibantu untuk membuat BPJS dan lainnya. Anak-anak juga harus dibuatkan KIA (kartu identitas anak)," jelas Yohanes.

Untuk pendataan anak-anak yang orangtuanya meninggal karena Covid-19, pihaknya akan berkoordonasi dengan Dinas Kesehatan Kota, Dinas Sosial.***

Editor : Gungde Ariwangsa SH