logo

Kejati DKI Bakal Bongkar Kasus Korupsi Di Bina Marga

Kejati DKI Bakal Bongkar Kasus Korupsi Di Bina Marga

Kejati DKI
23 Juli 2021 17:52 WIB
Penulis : Wilmar Pasaribu

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kendati gencar dilakukan pencegahan dan penindakan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi di DKI Jakarta, sejauh ini masih terdapat beberapa kasus dugaan korupsi yang mengendap di wilayah kerja/hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

Entah tidak tahu atau pura-pura tidak tahu beberapa kasus dugaan korupsi itu dibiarkan nyaris terkubur selama beberapa tahun terakhir. Sebutlah salah satunya kasus dugaan korupsi dalam pengadaan alat-alat berat penunjang perbaikan jalan pada UPT Alkal Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta tahun anggaran 2015.

Namun, menurut Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI Jakarta, Abdul Qohar Affandi, kasus pengadaan alat-alat berat di Dinas Bina Marga tersebut kini sudah masuk tahap penyidikan. “Sudah kami tingkatkan ke tahap penyidikan dari semula tahap penyelidikan. Tapi masih dalam tahap penyidikan umum,” tutur Qohar, Jumat (23/7/2021).

Dia mengungkapkan penyidikan yang dilakukan pihaknya berawal dari laporan masyarakat yang diterima Kejati DKI Jakarta terkait adanya dugaan korupsi pengadaan alat-alat berat di Bina Marga DKI Jakarta.

Berdasarkan laporan masyarakat tersebut selanjutnya dilakukan penyelidikan sejak tiga bulan lalu berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan (Sprintlid) Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Nomor :Print-04/M.1/Fd.1/04/2021 tanggal 8 April 2021.

Dari hasil penyelidikan tersebut ditemukan adanya dugaan mark up dalam pengadaan 19 alat berat berupa floating crane dengan indikasi kerugian negara sebesar Rp13 miliar. “Atas dasar itulah kami meningkatkannya ke tahap penyidikan,” kata Qohar. Dia memastikan untuk membuat terang benderang kasus tersebut pihaknya akan memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan.

Di wilayah hukum Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara juga disebut-sebut terdapat beberapa kasus dugaan korupsi yang tidak kunjung “dilirik”  aparat Kejari setempat. Termasuk pula, disebutkan, di Bina Marga Jakarta Utara.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto