logo

Bogor Terapkan Sistem Ganjil Genap Pada PPKM Level 4

Bogor Terapkan Sistem Ganjil Genap Pada PPKM Level 4

22 Juli 2021 11:08 WIB
Penulis : Silli Melanovi

SuaraKarya.id - BOGOR: Kota Bogor akan kembali terapkan sistem ganjil genap berdasarkan plat nomor kendaraan dalam perpanjangan PPKM darurat atau yang disebut PPKM level 4. Hal ini, untuk meminimalisir mobilitas masyarakat di luar rumah agar  menurunkan penyebaran covid19 di Kabupaten Bogor.

Kepala Polresta Bogor Kota Komisaris Besar Susatyo Purnomo Condro mengungkapkan, sistem ganjil genap akan diterapkan akhir pekan ini, mulai Jumat hingga Minggu (23-25 Juli 2021).

Susatyo mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi PPKM darurat selama dua pekan ini, pihaknya melihat banyak masyarakat yang ikut terkena penyekatan di jalan ketika hendak berbelanja untuk kebutuhan sehari-hari.

Sebab itu, nantinya untuk pengawasan di lapangan, terutama bagi para pekerja di sektor kritikal, esensial, dan non-esensial, maka akan ada tim khusus yang memantau di perkantoran-perkantoran Sehingga, kata Susatyo, tidak akan ada penyekatan, melainkan diganti dengan sistem ganjil genap.

"Sehingga tidak perlu ada lagi perdebatan di jalanan. tetapi kita berlakukan ganjil genap. Dari melarang kami ubah menjadi mengatur agar masyarakat bersabar, bergantian saat keluar berbelanja untuk kebutuhan maupun obat-obatan," ungkap Susatyo.

Susatyo menambahkan, jika selama penerapan ganjil genap akhir pekan ini mampu mengurangi mobilitas masyarakat, maka direncanakan akan berlanjut di hari kerja.Selain itu, sambungnya, ganjil genap akan diberlakukan di dalam kota ataupun di luar batas kota secara situasional selama 24 jam.

Untuk titik penyekatan, lanjut dia, akan ditentukan sesuai hasil pemantauan di lapangan."Apabila cukup efektif mengurangi mobilitas, maka ganjil genap kami akan lanjutkan pada hari kerja," jelasnya.

Tentunya ada pengecualian bagi para nakes, kendaraan darurat, termasuk kendaraan online, pengangkut sembako sehingga kami berharap ini bisa dimengerti masyarakat luas.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan memperpanjang pelaksanaan PPKM darurat hingga tanggal 25 Juli 2021. Hal itu disampaikan Presiden RI Joko Widodo pada Selasa (20/7/2021).

Pemerintah pun mengganti penggunaan istilah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat) di kawasan Jawa-Bali menjadi PPKM Level 4. Hal tersebut tertuang di dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Covid-19 di Wilayah Jawa Bali.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto