logo

Usai PPDB, KCD Jabar Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan

Usai PPDB, KCD Jabar Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan

21 Juli 2021 17:13 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - DEPOK: Kerja keras Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah II Jawa Barat (Jabar) dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Depok melalui Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berlangsung cukup sukses. 

Melalui aturan yang ketat dengan dasar petunjuk pelaksana (juklak) dan petunjuk teknis (juknis), terjaring siswa-siswa berprestasi dan berkompeten untuk diterima di 15 SMAN dan 4 SMKN yang ada di Kota Depok. 

PPDB tahun ajaran 2021/2022 yang berlangsung sejak 7 Juni sudah usai. Pelaksanaan cukup kondusif dan sebanyak 5.673 siswa diterima di 15 SMAN dan empat SMKN di Kota Depok.

"Alhamdulillah, berlangsung lebih baik dan kondusif pelaksanaan PPDB di Kota Depok," ujar Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah II Jawa Barat (Jabar), I Made Supriatna saat dihubungi Republika, Rabu (21/7).

Menurut Made, dengan jumlah total pendaftar calon peserta didik sebanyak 29.796, namun yang hanya diterima di 15 SMAN dan empat SMKN di Depok hanya sebanyak 5.673 siswa. 

"Rinciannya, tahap pertama ada 20.247 dan tahap kedua ada 9.549 calon peserta didik yang mendaftar. Sedangkan total daya tampung hanya sebanyak 5.673 peserta didik. Jadi, kami mohon maaf bagi peserta didik yang tidak diterima dapat bersekolah dimana saja juga sama," jelasnya.

Made menambahkan, selanjutnya, pihaknya akan melakukan pengawasan secara berjenjang melalui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) agar dapat meningkatkan mutu pendidikan di Kota Depok. "Perlu kerja keras untuk meningkatkan mutu pendidikan yang lebih baik dari sebelumnya, terutama di masa pandemi Covid-19 saat ini. Nah,  ini tantangan satuan pendidikan yang mengharuskan proses belajar mengajar dengan jarak jauh (PJJ) atau online," tuturnya.

Ia menuturkan, proses kegiatan belajar mengajar secara online akan dimulai pada Senin, 26 juli 2021. "Saat ini sedang berlangsung secara online tahap masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Adapun proses belajar mengajar secara online akan terus berlangsung hingga keluarnya keputusan Pemerintah diperbolehkannya proses belajar mengajar tatap muka," terang Made.

Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Dedi Supandi mengatakan, PPDB di Kota Depok sudah berakhir dan berjalan cukup kondusif. "Saya apresiasi kerja keras KCD Pendidikan Wilayah II Jabar, para Kepala Sekolah (Kepsek) dan para panitia PPDB sekolah dalam menjalankan pelaksanaan PPDB yang tentu diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan di Kota Depok," tuturnya.

Lanjut Dedi, sesuai peraturan Pemerintah pada masa pandemi Covid-19, proses belajar mengajar masih berlangsung secara online.
 "PPDB sudah selesai, selanjutnya kami akan membuat program vaksinasi pelajar dalam waktu dekat ini," pungkasnya.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto