logo

Gubernur Papua Barat Dan Rombongan Tinjau Vaksinasi Masal Di Kabsor

Gubernur Papua Barat Dan Rombongan Tinjau Vaksinasi Masal Di Kabsor

Humas Polres Sorong
19 Juli 2021 19:35 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - AIMAS: Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan dan rombongan meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di  sejumlah kawasan Aimas, ibu kota Kabupaten Sorong (Kabsor), Senin (19/7/2021). 

Terpantau, Kepolisian Resor Sorong  mendampingi Gubernur Papua Barat di dampingi Kapolda dan Pangdam Kasuari meninjau pelaksanan vaksin massal.

Dalam giat tersebut Laporan singkat Kadis Kesehatan Kabupaten, dr. Ronny Kalesarang, menjelaskan,  Sorong sejak April 2020 sampai dengan saat ini terdapat 1074 orang yang terpapar konfirmasi covid-19.  Dimana, dari jumlah tersebut sebanyak 905 dinyatakan sembuh dan tingkat kematian 53 orang.

"Kami laporkan bahwa tingkat penularan covid 19 Kabupaten Sorong sangat tinggi sekitar 3 sampai 4 minggu terakhir ini. Kalau kita bandingkan status tahun kemarin dengan tahun sekarang memang tahun 2021 terjadi peningkatan yang sangat signifikan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong, dr Ronny Kalesaran. 

Dan Kabupaten Sorong menerima vaksinasi sebanyak 21.950 pieces yang sudah 5.136 orang. Dan, itu masih dilakukan vaksinasi di seluruh Puskesmas dan tenaga kesehatan.

Kegiatan ini sangat didukung oleh TNI Polri bersinergi dalam pelaksanaan vaksin.

Pemerintah Kabupaten Sorong selalu mendorong Bupati untuk selalu mengedepankan bagaimana mengajak masyarakat bisa menerima vaksin. 

Dilanjutkan dengan  arahan singkat Kapolda Papua Barat, Irjen. Pol.Tornagogo Sihombing. "Puji syukur ke hadirat Tuhan kita bisa berkumpul di tempat ini dalam rangka vaksinasi massal.  Yang, telah tergelar di seluruh jajaran Kabupaten dan Kota di Papua Barat," katanya. 

Dikatakan, hari ini semu menyaksikan pelaksanaan vaksinasi yang diselenggarakan oleh Bupati Kabupaten Sorong. Bersama, dengan seluruh perangkat OPD yang saat ini disaksikan.

Ternyata, antusias masyarakat di Kabupaten Sorong tinggi untuk  berpartisipasi dalam proses penanganan covid 19.

"Saya selalu katakan bahwa masyarakat, TNI Polri dan Pemerintah daerah berperan serta dalam memutus rantai covid 19 dan dukungannya dukungan dari masyarakat,"katanya.

Bagaimanapun,  formula yang  dilakukan tidak akan bisa memutus mata rantai covid-19 yang saat ini sangat masih terjadi di Indonesia.

"Untuk itu sekali lagi saya ucapkan terima kasih karena Vaksinasi adalah salah satu dalam upaya menurunkan level  yang saat ini untuk Papua Barat ada lima daerah yang berdasarkan asasmen dicanangkan menjadi PPKM," katanya.

Tiga daerah di kabupaten Papua Barat menjadi penerapan PPKN Mikro dan 2 wilayah di kota Sorong dan Manokwari diterapkan PPKN darurat.

Salah satu pertimbangan dari penurunan level bagaimana bisa menurunkan level positif agar masyarakat selalu berhati-hati dengan situasi ini.

Kabupaten Sorong memang tidak ditetapkan sebagai PPKM Darurat. Namun, saya himbau agar betul menerapkan prokes yang ketat. 

 Untuk itu semua harus menyukseskan kegiatan vaksinasi  karena telah menjadi kometmen bersama. Dalam, meningkatkan daya imunitas diri masing-masing.

Di wilayah Manokwari baru 24,5 persen di Papua Barat. Masih jauh dari jumlah yang  diharapkan. Untuk itu, dihimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dengan berita hoaks yang beredar. 

Dilanjutkan, dengan arahan Pangkoarmada 3, Laksamana Muda TNI Irvansyah. Dikatajan Irvansyah  di kota maupun di Kabupaten Sorong cukup kompak. Semua, bahu membahu dalam upaya memutus rantai penyebaran covid 19 yang akhir-akhir ini penyebarannya cukup signifikan 

"Saya menghimbau kepada masyarakat yang sudah divaksinasi. Supaya, mengajak tetangga saudara kenalan siapapun itu, diajak  untuk melaksanakan vaksinasi,agar semuanya sehat dan perekonomian bisa berjalan seperti biasa lagi," katanya.

Semoga Tuhan memberikan  kesehatan dan kekuatan untuk membangun wilayah ini agar bisa berjalan seperti semula dan  terbebas dari covid 19. 

Arahan Kajati, bahwa covid ini adalah bukti nyata yang harus dihadapi bersama. Diharapkan, bahwa bisa terangkum dengan baik. Bersama, dengan pemerintah dan para pejabat yang ada selalu melaksanakan kerja sama. 

Masalah pemberian sanksi terhadap pelanggar PPKM yang paling utama yaitu PPKM Darurat mengenai berat dan ringannya sanksi yang akan diterima sedang digodok aturannya. 

PPKN ini juga kita harapkan agar segera kita lakukan penerapan secara menyeluruh di wilayah Kabupaten dan kota agar kita bisa menjalankan kehudupan kita secara notmal lagi 

Dan Arahan Pangdam XVIII/Ksr Yang pertama yang perlu diingat bahwa sekarang ini seluruh dunia menghadapi musuh bersama yang namanya covid 19.  Untuk itu semua negara melaksanakan vaksinasi guna menangkal penyebaran covid 19.

"Kita mendapat perintah untuk melaksanakan action-action vaksinasi. Karena, ini adalah senjata kita untuk bisa kebal dan tidak terkena oleh covid lagi," kata Gubernur Mandacan.

 Di samping itu juga warga harus sehat dan selalu menerapkan prokes. Untuk itu sekali lagi Mari semua  persenjatai diri  untuk menambah imun melalui vaksin. Dan,  ini tidak semua negara mendapatkan vaksin dan  bersyukur Indonesus bisa mendapatkan vaksin 

,Kemarin di Manokwari juga  dilaksanakan kegiatan vaksinasi dan hampir 24% yang sudah divaksinasi dan yang kedua yang strategis yaitu pembatasan mobilitas manusia.

Makanya, sekarang ada aturan PPKM mohon masyarakat bisa mengerti.

PPKM bukan melulu peraturan harus dimiliki kepada masyarakat yang paling penting adalah masalah tanggung jawab kemanusiaan dan merupakan tanggung jawab kita bersama 

"Kita selalu melaksanakan pendekatan kepada masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah harus diikuti namun untuk kedepannya aturan tersebut diperpanjang ataupun tidak kita masih memantau hal tersebut," kata Gubernur Mandacan. 

Ini merupakan masalah kemanusiaan. Mari patuhi aturan pemerintah karena ini merupakan tindakan dan kegiatan positif, demi melindungi masyarakat. 

Yang nantinya Pelaksanaak PPKM Darurat, akan dirubah menjadi PPKM diperketat dan selanjutnya menjadi PPKM Mikro.

Sehingga,  warga bisa menjalankan kehidupan yang normal kembali. Kita jangan terlalu berpatokan terhadap obat medis, yang pada intinya bagaimana kita tetap sehat dan terus membangun. 

Dan yang terakhir dilanjutkan dengan , Arahan Gubernur Papua Barat Untuk diketahui bahwa ada 8 provinsi dan 25 kabupaten kota di luar Jawa dan Bali.

Dan pada tanggal 5 Juni 2021 ditindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 20 tahun 2021 di mana dari 8 provinsi ini termasuk Papua Barat di luar Jawa dan Bali.

Kemudian 25 kabupaten kota di luar Jawa dan Bali termasuk Papua Barat.  Pemerintah provinsi menindaklanjuti instruksi menteri yang berlaku tanggal 5 Juni sampai dengan hari ini dan besok. 

PPKM selalu di evaluasi di luar Jawa dan Bali, apakah besok akan berakhir ataupun tidak. Diharapkan, semua pihak memberikan dukungan untuk menerapkan PPKM darurat dan PPKM diperketat di wilayah Papua Barat. 

Terima, kasih kepada TNI Polri dan ASN karena sudah bekerja sama untuk melaksanakan instruksi Gubernur dari instruksi Mendagri dalam rangka menerapkan PPKM di wilayah Provinsi Papua Barat.

Untuk itu mari untuk  itu, jangan bosan untuk tetap mengajak masyarakat agar mengubah perilaku. Dan, mematuhi semua instruksi Pemerintah Daerah  agar selalu mematuhi Prokes. 

Masyarakat harus  berdoa untuk semua tenaga dokter dan para medis.

Agar, diberi kekuatan tangannya dalam melayani para pasien. Sehingga warga diharapkan selalu saling mendukung dalam memerangi Covid.

Diharapkan,  Papua Barat  bisa bebas dari covid. Serta,  waraga bisa melaksanakan aktifitas secara normal kembali. 

 "Mari kita semua untuk mensukseskan kegiatan vaksinasi secara masal yang dilaksanakan di Alun-alun Aimas ini," katanya.

Semua pejabat dari prov. Pangdam Kapolda dan kajati serta pejabat Prov. sudah melaksanakan Vaksinasi. Semuan mau sehat mari terima Vaksin agar daya imunitas  bisa bertambah dan kuat dalam menangkal virus di dalam tubuh.

"Dengan demikian dalam penaganan covid bukan hanya tanggung jawab pemerintah namun menjadi tanggung jawab kita bersama ," tutup gubernur.

Dalam giat tersebut di lanjutkan dengan Penyerahan bantuan masker dari Gubernur Papua Barat kepada Bupati Sorong. Dan , Penyerahan Bantuan secara simbolis dari Gubernur Papua Barat beserta pejabat lainnya kepada masyarakat yang sudah melaksanakan Vaksin. (Kasubbag Humas Polres Sorong) ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto