logo

Mensos Pastikan Jajaran Kemensos Gerak Cepat Dalam Melayani Masyarakat

 Mensos Pastikan Jajaran Kemensos Gerak Cepat Dalam Melayani Masyarakat

Mensos Tri Rismaharini (tengah) turut membantu memasak di DU.(foto,ist)
19 Juli 2021 19:47 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - SURABAYA: Menindaklanjuti arahan Presiden, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini pastikan kesiapan jajaran Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat memberikan pelayanan pada masyarakat. Dalam upaya mencukupi kebutuhan pokok bagi masyarakat.

"Terlebih ada peningkatan bantuan sosial reguler dan penambahan bantuan khusus," terang Mensos, saat melakukan sidak ke dapur umum, di halaman Convention Hall, di Jalan Arif Rahman Hakim, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (18/7/2021).

Dia memastikan semua relawan pilar-pilar sosial dari Taruna Siaga Bencana (Tagana), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta Karang Taruna bekerja lebih cepat.

Dengan mengenakan busana abu-abu cokelat, berkerudung, bersarung tangan hitam, mengenakan masker dan kacamata, Mensos mengecek proses produksi makanan siap saji. Mensos turut membantu memasukkan nasi dan lauk pauknya ke dalam beberapa dari ribuan kotak di atas meja yang sudah tertata rapi.

Dia pun menyempatkan berbincang akrab dan hangat dengan Tagana, dan pilar-pilar sosial lainnya. Untuk mencairkan suasana dan memompa semangat para relawan dari pilar-pilar sosial, Mensos pun meriakkan yel-yel Tagana bahkan berswafoto bersama para relawan.

Penanggung jawab dapur umum Surabaya Joko Purnomo menyatakan, setiap hari memproduksi ribuan nasi kotak dan telur rebus yang didistribusikan kepada masyarakat.

"Adapun untuk jangkauan pendistribusian ribuan nasi kotak dan telur rebus meliputi wilayah di Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Bangkalan,” jelasnya.

Bantuan makanan siap saji dan telur matang tersebut, disalurkan untuk tenaga medis, petugas penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat seperti TNI-Polri, Satpol PP, dinas perhubungan, petugas makam, juga sebagian dari warga kurang mampu yang melakukan isolasi mandiri.

Dalam rangka mengantisipasi dampak kebijakan PPKM Darurat, Kemensos juga mengoptimalisasi bansos Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/Kartu Sembako, dan BST. Ketiga jenis bansos ini pencairannya dipercepat, dengan harapan meningkatkan daya beli penerima manfaat.

Kemensos juga bekerja sama dengan Perum Bulog dengan menyalurkan paket beras 10 kg per KPM untuk 10 juta KPM PKH dan 10 juta KPM BST. Kemensos hanya mengirimkan data penerima kepada Kemenkeu. Perum Bulog berperan menyediakan dan menyalurkan beras kepada KPM.

Di sisi lain, Kemensos juga menyalurkan bantuan beras sebanyak 5 kg khusus untuk masyarakat pekerja sektor informal di Jawa-Bali yang tidak bisa bekerja karena pembatasan kegiatan dalam PPKM Darurat.***

Editor : Markon Piliang