logo

Pasien Covid-19 Di Rumkitlap Terus Bertambah

Pasien Covid-19 Di Rumkitlap Terus Bertambah

Komandan Korem 074/Warastratama Solo, Kolonel Inf Deddy Suryadi bersama kepala daerah se-Solo Raya seusai pertemuan membahas aturan penanganan Covid
24 Juni 2021 21:05 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) Benteng Vastenburg Solo, Jawa Tengah, terus bertambah. Setelah sebelumnya hanya 15 pasien, pada Kamis (24/6/2021) tercatat sebanyak 30 pasien dirawat di Rumkitlap milik TNI AD itu.

"Saat ini ada 30 pasien. Ada yang dari anggota TNI dan masyarakat umum. Mereka bergejala ringan," jelas Komandan Korem 074/Warastratama Solo, Kolonel Inf Deddy Suryadi, di Makorem 074/Warastratama Solo, Kamis (24/6/2021).

Menurut Danrem, dari puluhan pasien Covid-19 tersebut empat diantaranya anggota TNI dan sisanya adalah masyarakat umum. Sebelumnya ada tujuh anggota TNI yang dirawat, saat ini hanya tersisa empat yang masih dirawat.

"Sebagian besar merupakan warga Kota Solo. Ada juga yang dari luar Kota Solo seperti Purwodadi. Kami tetap menerima pasien yang ber KTP luar Solo karena dalam operasi kemanusiaan kita harus menerima semuanya. Jangan sampai ditolak," jelasnya lagi.

Selain mendapatkan perawatan medis, pasien yang dirawat di Rumkitlap tersebut juga diberi jadwal kegiatan untuk meningkatkan imun tubuh mereka.

"Karena gejalanya ringan, juga kita jadwalkan senam bersama, berjemur. Penangananya cepat selesai karena gejalanya ringan," katanya.

Kapasitas Rumkitlap saat ini sebanyak 80 tempat tidur dan empat ICU. Dari 80 tempat tidur, 30 diantaranya sudah terisi.

Sementara itu untuk di lokasi karantina terpusat di Asrama Haji Donohudan, Danrem mengatakan saat ini semua pasien asal Kudus telah dipulangkan semua.

"Pasien dari Kudus semua sudah negatif dan sudah dipulangkan. Untuk pasien di luar Solo Raya, hanya tinggal dua dari Pati," katanya lagi.

Sisanya merupakan pasien dari wilayah Solo Raya. Dari kapasitas sebanyak 820, hari ini tersisa 381 tempat tidur dan yang terpakai sebanyak 439. ***

Editor : Pudja Rukmana