logo

Banyak ASN Terpapar Covid-19, Tujuh SKPD Di Jateng Lockdown

 Banyak ASN Terpapar Covid-19, Tujuh SKPD Di Jateng Lockdown

Pj Sekda Jateng Prasetyo Aribowo. (Istimewa)
24 Juni 2021 16:40 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - SEMARANG: Sebanyak tujuh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Jawa Tengah terpaksa di lockdown, setelah diketahui sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN)-nya positif terpapar virus Covid-19.

Virus varian baru (Delta) sendiri saat ini semakin merajalela di Jawa Tengah. Bukan hanya masyarakat, pejabat publik dan kepala daerah juga disasar, termasuk aparatur sipil negara tak luput dari sergapannya.

Tercatat sejumlah ASN di tujuh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19. Untuk mencegah kemungkinan penularan, mulai Kamis (24/6/2021), sebanyak tujuh SKPD tersebut harus ditutup sementara waktu.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jateng, Prasetyo Aribowo, membenarkan ketujuh kantor SKPD di lingkungan kerjanya terpaksa ditutup sementara, lantaran sejumlah ASN-nya terpapar Covid-19.

"Ditutup sementara untuk disterilisasi dengan penyemprotan disinfektan. Penutupan mulai hari ini," katanya, Kamis (24/6/2021). Prasetyo tidak merinci secara detail kantor SKPD mana saja yang di-lockdown.

Meski demikian, disebutkan kantor SKPD yang ditutup sementara antara lain Inspektorat Jateng dan Bappeda Jateng di Jalan Pemuda, Kantor Biro Hukum, Biro Perekonomian, dan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang terletak di kompleks Kantor Pemprov Jateng di Jalan Pahlawan.

"Terkait penularan ASN, sejauh ini relatif terkendali, antara 3-6 orang dalam sepekan terakhir. Sebagian besar sudah kita isolasi di Gedung BPSDM (Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia) Srondol," paparnya.

Berdasarkan keterangan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng, Wisnu Zaroh, pada Rabu (23/6/2021) ada tiga kantor SKPD atau dinas Pemprov Jateng yang ditutup karena ditemukan banyak ASN terkonfirmasi positif Covid-19. Ketiga kantor itu, yakni Dinas Perhubungan (Dishub) Jateng, Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) dan Kantor BKD Jateng.

"Yang kena Covid-19 ada 22 PNS. Yang di-lockdown ada Dishub, Dinkop UKM, dan BKD. Mungkin akan bertambah," terang Wisnu.

Ia menjelaskan, sejumlah ASN tersebut dinyatakan terpapar Covid-19 setelah melakukan swab mandiri. Selain itu, seorang sopir mobil dinas juga terpapar. Informasinya, sopir itu terpapar karena kerap berkumpul dengan warga lain di lingkungan rumah.

"Yang mengherankan, ASN BKD itu kerjanya tidak kemana-mana, kok bisa tertular. Terus sopir mobil saya kena Covid-19 juga. Saya sendiri sempat flu, namun setelah diperiksa hasilnya negatif Covid-19," jelasnya.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto