logo

Hendra Bakal Susul Adelin Lis Dipulangkan Dari Singapura

Hendra Bakal Susul Adelin Lis Dipulangkan Dari Singapura

Kapuspenkum Kejagung Leonard Simanjuntak
24 Juni 2021 11:15 WIB
Penulis : Wilmar Pasaribu

SuaraKarya.id - JAKARTA: Setelah sukses memulangkan terpidana buronan Adelin Lis dari Singapura, Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali akan memulangkan lagi salah seorang buronan kasus dugaan percobaan pembunuhan Hendra Subrata alias Anyi lagi-lagi dari Singapura. Namun waktunya masih belum bisa dipastikan. Hanya saja diprediksi bisa waktu dekat.
Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simajuntak mengungkapkan, Hendra Subrata alias Anyi diketahui saat ini berada di Singapura dengan menggunakan paspor atas nama Endang Rifai.  "Terpidana Hendra Subrata alias Anyi alias Endang Rifai merupakan terpidana yang terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan percobaan pembunuhan terhadap korban Herwanto Wibowo sebagaimana diatur dalam Pasal 338 KUHP Jo Pasal 53 ayat (1) KUHP, dengan pidana penjara selama empat tahun," kata Leonard di Jakarta, Kamis (24/6/2021).

Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri Kejaksaan Agung pada tanggal 18 Februari 2021, disebutkan Leonard, telah dihubungi oleh Atase Kejaksaan pada KBRI Singapura dan disampaikan bahwa ada seseorang WNI yang bernama Endang Rifai (ER) berada di KBRI Singapura hendak memperpanjang paspornya. "Setelah dicek identitasnya, Endang Rifai adalah orang yang sama dengan seorang WNI yang bernama Hendra Subrata alias Anyi, merupakan terpidana yang masuk dalam buronan (DPO) Kejaksaan Republik Indonesia cq. Kejaksaan Negeri Jakarta Barat," ujar Leonard.

Jaksa Agung ST Burhanuddin pada 19 Februari 2021 telah berkomunikasi dan meminta bantuan yang mulia Duta Besar Luar Biasa dan berkuasa penuh Indonesia untuk Singapura agar dapat membantu pemulangan Buronan terpidana.

Awalnya, menurut Leonard, pemulangan terpidana Hendra dilakukan bersamaan dengan pemulangan Adelin Lis dengan lesawat Charter. Namun, hal itu mengalami perubahan. Deportasi terhadap terpidana Hendra Subrata alias Anyi alias Endang Rifai tertunda hingga kemudian direncanakan akan tiba di Indonesia Sabtu tanggal 26 Juni 2021.

“Kalau tidak ada perubahan lagi, maka dalam pekan ini terpidana buronan tersebut akan tiba di Indonesia untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya yang melanggar hukum,” tutur Leonard.***

Editor : Markon Piliang