logo

Puluhan UMKM Jakarta Dapat Bantuan Pendaftaran Hak Merek

Puluhan UMKM Jakarta Dapat Bantuan Pendaftaran Hak Merek

Bank Rakyat Indonesia (BRI) membantu puluhan UMKM di Jakarta untuk memperoleh Hak Merek, Jumat (11/6/2021).
11 Juni 2021 13:34 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Sebanyak 10 Jakpreneur Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta mendapatkan giveaway untuk pengurusan pendaftaran hak merek dari Bank BRI.

Bantuan diberikan dalam bentuk subsidi biaya pendaftaran hak merek sebesar Rp 1.000.000. Sehingga, mereka cukup membayar Rp 600.000 dari biaya normal sebesar Rp 1.600.000.

Kepala Dinas PPAPP DKI Tuty Kusumawati mengapresiasi Bank BRI dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta yang telah berkolaborasi memfasilitasi dan memberikan kemudahan akses bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) binaan dalam mengurus pendaftaran hak merek serta mengembangkan usahanya.

"Semoga dengan adanya pendaftaran hak merek ini akan semakin meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan keluarga para Jakpreneur," ujarnya, Jumat (11/6/2021).

Tuty menjelaskan, dalam membangun suatu usaha, merek merupakan identitas atau tanda pengenal yang membedakan suatu produk dengan produk lainnya. Merek bukan hanya sekadar kata atau logo, tetapi juga menjadi jaminan mutu atas suatu produk yang penting untuk dilindungi.  

"Pengurusan Pendaftaran Hak Merek menjadi penting karena dapat menunjang pengembangan usaha, memberikan jaminan mutu, keamanan dan kemudahan promosi bagi para Jakpreneur," tuturnya.

Ia menambahkan, bagi seluruh Jakpreneur Dinas PPAPP DKI Jakarta yang ingin melakukan pendaftaran merek, akan difasilitasi oleh para pendamping Jakpreneur tingkat kecamatan.

Sejumlah persyaratan yang diperlukan yakni, melampirkan fotokopi identitas KTP, NPWP, membawa surat permohonan pendaftaran, mengisi formulir pendaftaran dan surat pernyataan yang telah dilengkapi dengan materai.

"Jakprenuer juga perlu melampirkan contoh etiket merek serta melampirkan surat rekomendasi Dinas PPKUKM," tuturnya. ***

Editor : Pudja Rukmana