logo

Cegah Penularan Covid-19, Tempat Wisata Di NTB Ditutup Sementara

Cegah Penularan Covid-19, Tempat Wisata Di NTB Ditutup Sementara

Kadispar NTB Yusron Hadi
20 Mei 2021 08:04 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - MATARAM: Masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) yang ingin berwisata saat ini tampaknya harus bersabar. Pasalnya, pemerintah daerah NTB telah sepakat melakukan penutupan sementara lokasi destinasi wisata hingga akhir pekan. 

Kepada awak media, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi NTB, H Yusron Hadi, Kamis (20/5/2021) di Mataram menegaskan bahwa selain penutupan juga dilakukan pembatasan. 

Ini bukan tanpa alasan, menurut pria yang akrab disapa Bang Yus ini, merujuk pada release data terbaru nasional per tanggal 18 Mei 2021 ditemukan ada 50 kasus baru positif Covid-19 di NTB atau 1,1 persen. 

Dari jumlah kasus baru secara nasional yang ditemukan, lanjut dia, ini artinya ada peningkatan kasus pasca libur lebaran kemarin dan juga sebagian besar kabupaten/ kota di NTB masih kategori Zona Orange. 

"Dimana ketentuan pemerintah pusat area wisatanya harus close (tutup) dan melakukan pembatasan hingga 30% bagi (daerah) yang kategori kuning," jelas Bang Yus. 

"Maka pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota se-NTB bersepakat melakukan  penutupan untuk sementara waktu hingga akhir pekan pada lokasi destinasi wisata untuk mencegah kemungkinan terjadinya penularan dan peningkatan kasus Covid-19," imbuhnya. 

Meski demikian, mantan Kepala Dislutkan NTB ini berharap, masyarakat untuk tetap beraktifitas seperti biasa, yang aman dan produktif. Begitupun bagi para pelaku industri wisata juga dapat bersabar dengan kondisi yang memang tidak mudah ini. 

Terlebih terus mempersiapkan prokes di destinasi masing-masing maupun fasilitas wisata yang ada dan memastikan vaksin juga sudah diperoleh. "Ini juga upaya kita bersama mewujudkan zona wisata hijau yang bisa survive dimasa pandemi sekarang ini," tuturnya. 

"Bagi masyarakat, tetaplah beraktifitas seperti biasa dan tidak melakukan perjalanan wisata pada hari lebaran topat. Karena ada pembatasan sementara waktu," harap Bang Yus. 

Dia juga meyakini dengan upaya bersama menyiapkan segala sesuatunya, yakni zona hijau wisata kedepannya akan lebih siap menerima wisatawan meski dengan pembatasan dimasa pandemi.

"Insya Allah, dengan upaya menyiapkan zona wisata hijau in, kita akan lebih siap menerima kunjungan meski dengan pembatasan-pembatasan ketika pandemi ini sedikit demi sedikit makin membaik dan pariwisata akan rebound," demikian Kadispar NTB. ***

Editor : Pudja Rukmana