logo

Warga Pendatang Ke Depok Seusai Mudik Wajib Rapid Test Antigen

Warga Pendatang Ke Depok Seusai Mudik Wajib Rapid Test Antigen

ilustrasi
17 Mei 2021 13:03 WIB
Penulis : Windrarto

SuaraKarya.id - DEPOK: Para pemudik yang kembali dan warga pendatang ke Kota Depok, Jawa Barat, seusai lebaran diwajibkan mengikuti rapid test antigen untuk mencegah lonjakan Covid-19. Dinas Kesehatan Kota menyediakannya secara cuma-cuma.

Kepala Dinkes Kota Depok, Novarita mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan jajaran Polres Metro Depok saat pelaksanaan rapid test antigen di lokasi penyekatan. Kerja sama juga dijalin dengan para RT/RW di semua kelurahan untuk mendata warga pendatang mengikuti rapid test antigen di Puskesmas.

“Kami lakukan di Pos Penyekatan Jalan Raya Bogor depan SPBU Cilangkap dan Sawangan bersama pihak kepolisian,” tuturnya seperti dikutip dari portal berita Pemerintah Kota Depok, Senin (17/5/2021).

Adapun pelaksanaan rapid test antigen di wilayah, tuturnya, berkoordinasi dengan Puskesmas dan Lurah setempat. Pasalnya, data pendatang dan warga yang mudik diketahui langsung oleh RT-RW, dan Lurah.

Pelaksanaan rapid test antigen tersebut, ujarnya, mulai tanggal 16 hingga 22 Mei 2021. Untuk pelaksanaannya ditujukan bagi warga pendatang dan baru pulang dari mudik yang belum mengantongi surat bebas Covid-19.

“Fasilitas rapid test antigen ini sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Depok,” tuturnya.

Wali Kota Depok Mohammad Idris pun telah memerintahkan dinas terkait untuk mendata penduduk setelah Lebaran dan melakukan rapid test antigen secara berkala. Langkah ini untuk memantau pergerakan penduduk dan mencegah penyebaran Covid-19.

“Menindaklanjuti arahan Gubernur Jawa Barat dalam mengantisipasi arus balik mudik dan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19, dengan ini diinstruksikan kepada tersebut di atas untuk melaksanakan langkah-langkah taktis dan terkoordinasi sesuai tugas dan fungsinya,” katanya di Depok, Minggu (16/5/2021).

Untuk pendataan warga pendatang, tuturnya, telah diperintahkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melakukan operasi yustisi. “Satuan Polisi Pamong Praja turut serta dalam operasi yustisi,” tuturnya.***

Editor : Gungde Ariwangsa SH