logo

Polres Sorong Kota Release Kasus Menonjol

Polres Sorong Kota Release Kasus Menonjol

Foto:skid: (Yacob Nauly)
06 Mei 2021 19:09 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - KOTA SORONG: Polres Sorong Kota, Kamis (6/5/2021) menggelar  jumpa pers terkait pengungkapan kasus-kasus menonjol dalam beberapa bulan terakhir. Semua kasus yang dirilis sama menonjolnya. Yaitu, pemusnahan Miras berbagai hingga seorang ayah yang tega memperkosa anak kandungnya berumur 2 tahun.

Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan, menjelaskan pihaknya  memusnahan ratusan liter minuman keras (Miras). Ratusan liter Miras tersebut adalah hasil pengungkapan operasi pekat selama ramadahan dan jelang Idul Fitri.

Kemudian, Polres Sorong Kota juga berhasil mengamankan FE Pemilik Shabu Seberat 1.7 Gram. Pria ini beralamat di Remu Selatan, kota Sorong.

FE dijerat pasal 114 ayat 1, pasal 112 ayat 1 UU Narkotika. Ancamannya paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. Denda,  minimal Rp1 milyar dan maksimal Rp10 milyar.

Kasus berikutnya adalah tiga (3) pria  pemerkosa wanita disabilitas keterbelakangan mental,FW.

Ketiga pemerkosa  masing-masing AY, YB dan DS memanfaatkan keterbelakangan mental korban untuk melampiaskan nafsu bejat mereka.

Ketika itu, para pelaku mabuk Miras mengajak korban naik kedalam mobil. Tiba di puncak Rafidin, korban diperkosa  ketiga pelaku  bergiliran.

Selanjutnya, korban diajak ke penginapan dan kembali diperkosa.

Bejatnya ketiga pelaku itu membuang korban di jalan raya, usai melampiaskan  nafsunya. Maka  ketiga pelaki itu dijerat pasal 285 dan 286 KUHP dengan hukuman minimal 9 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara.

Kasus berikutnya adalah penganiayaan berakibat kematian.

Lantas berikutnya, adalah  kasus penganiayaan yang berhasil diungkap Polres Sorong Kota. Yaitu,  berhasil mengungkap kasus  penganiayaan yang berujung pada kematian.

Tersangkanya, adalah YGO yang terjadi, pada Selasa (20/4/2021) di Kalasuat, di mana tersangka sakit hati terhadap korban PT yang mengambil hp milik tersangka.

Pelaku  menganiaya korban hingga  korban meninggal dunia.

Perkara lain,  tersangka U yang terjadi di Pasar Remu dengan korban MD. Pelaku (U) yang dalam kondisi mabuk Miras menganiaya korban hingga meninggal dunia.

Para tersangka, dikenakan pasal 351 dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun penjara.

Polres Sorong Kota,  berhasil mengungkap pencurian dengan kekerasan (curas). Dan, pencurian dengan pemberatan (Curat). Yaitu, tersangka YY yang dikenakan pasal 363,m. ?

Tersangka mencuri mesin tempel di toko bangunan. Sedangkan tersangka lainnya masih DPO.

Selain itu ada tersangka ET, AT, ST dan salah satu tersangka yang masih DPO. Di mana, peristiwa terjadi pada Selasa (27/4/2021) di jalan basuki Rahmat kilometer 8 depan trakindo.

Di mana keempat pelaku membawa parang, pisau panjang untuk mengambil tas milik korban yang berisi handphone dan barang berharga milik korban.

Terakhir adalah, Bapak Cabuli Anak Kandung Usia 2 Tahun. 

“ Kasus ini, baru yang berhasil Kami ungkap adalah pencabulan yang dilakukan Bapak kandung kepada anak kandungnya sendiri yang masih berusia 2 tahun pada Rabu (5/5/2021).

Kasusnya adalah  tersangka MK sudah pisah ranjang dengan istrinya. Maka, melampiaskan nafsunya ke anak kandungnya yang masih Balita.

Peristiwa pemerkosaan itu, sudah dilakukan 4 kali. Ibu korban curiga saat anaknya menangis kesakitan,”kata Kapolres Ary.

Kelakuan  bejat bapak kandung ini,  dijerat  pasal 289 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara. ***

 

Editor : Gungde Ariwangsa SH