logo

BUMN Jasa Survei Sosialisasikan Holding Jasa Survei

BUMN Jasa Survei Sosialisasikan Holding Jasa Survei

06 Mei 2021 22:35 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - MAKASSAR: Dalam rangka konsolidasi menuju pembentukan holding, BUMN Jasa Survei melakukan sosialisasi Holding Jasa Survei. Untuk itu, Surveyor Indonesia (SI), Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), serta Sucofindo, melakukan persiapan dan sosialisasi terkait strategi bisnis, operasional cabang, serta laboratorium di daerah Indonesia Timur.

Kegiatan diselenggarakan di Hotel Four Points, di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (4/5/20d21), dengan menerapkan protokol kesehatan.

Seluruh peserta diwajibkan melampirkan hasil swab negatif sebelum memasuki ruangan. Hadir dalam acara itu, Direktur Utama PT Sucofindo (Persero), Bachder Djohan Buddin, Direktur Operasi PT Biro Klasifikasi Indonesia M Cholil, Direktur Komersial 2 PT Sucofindo (Persero) M Haris Witjaksono, serta Direktur Komersial 2 PT Surveyor Indonesia Darwin Abas dan para kepala cabang regional Timur BUMN Jasa Survei.

Target utama pembentukan holding BUMN Jasa Survei adalah menjadi top 5 pemimpin pasar (market leader) di Asia Tenggara pada tahun 2024 mendatang. “Dengan menyatukan beberapa BUMN, kita berharap dapat menjadi World Class dan dapat mencapai target lebih tinggi. Beberapa hal yang dapat kita lakukan adalah penggabungan kompetensi sumber daya manusia dan pengelolaan aset," tutur Direktur Utama PT Sucofindo (Persero) Bachder Djohan Buddin.

Sehingga, imbuhnya, dapat menjadi perusahaan yang bisa menguasai pasar Asia. Namun, saat bicara mengenai pencapaian target lebih tinggi, tentunya harus dibarengi dengan peningkatan pelayanan kepada konsumen di wilayah Indonesia Timur.

Wilayah operasional ketiga BUMN Jasa Survei di Indonesia Timur, sebagian besar menangani sektor minyak dan gas. Sebelas sektor lainnya yaitu batubara, pertanian, kesehatan, transportasi, bangunan, informasi teknologi, manufaktur industri, produk retail, pemerintahan, serta keuangan.

Dengan optimalisasi ketiga Sumber Daya BUMN, Jasa Survei akan sejalan dengan efisiensi operasional pelayanan perusahaan, karena pemanfaatan aset terdekat. "Kolaborasi ini tentunya mendatangkan manfaat bagi pangsa pasar di Indonesia Timur. Kita saling mengisi agar layanan yang diberikan kepada pelanggan lebih maksimal. Saya optimis ke depannya kita semua akan saling mengisi dan mendorong, demi kemajuan dan terpenuhinya kebutuhan pelanggan,” terang Direktur Operasi PT Biro Klasifikasi Indonesia M Cholil.

Proses pembentukan Holding saat ini menunggu penandatanganan Peraturan Pemerintah oleh Presiden Republik Indonesia. "Salah satu persiapan kita dalam menghadapi pembentukan holding adalah penyusunan Standar Operasional Prosedur," tutur Darwin Abas.

Agar tidak terjadi tumpang tindih pada 12 sektor pasar yang tangani di Indonesia Timur. "Kita akan lebih banyak berkolaborasi satu sama lain, dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan," ucapnya.

Kolaborasi ini, lanjutnya, menciptakan penggunaan sumber daya terdekat. Agar lebih mudah dijangkau oleh pelanggan. Kegiatan ini diskhiri dengan diskusi, untuk memberikan penjelasan lebih dalam mengenai koridor pembentukan holding, kepada pimpinan titik pelayanan Jasa Survei di Indonesia Timur. ***

Editor : Pudja Rukmana