logo

Bantuan BPJAMSOSTEK Dukung Daya Tahan Dan Imunitas Pekerja

 Bantuan BPJAMSOSTEK Dukung Daya Tahan Dan Imunitas Pekerja

05 Mei 2021 10:35 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - GRESIK: BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) memberikan  bantuan belasan ribu paket sembako sebagai bentuk empati kepada sesama pekerja yang terkena imbas pandemi Covid-19. Bantuan yang diberikan pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), 1 Mei 2021 lalu itu, diharapkan mampu mendukung daya tahan pekerja agar imunitas mereka tetap dalam kondisi prima.

Penyerahan bantuan sebanyak 18.798 paket sembako secara simbolis sudah dilakukan bersama Menteri Ketenagakerjaan dan beberapa instansi pemerintahan lainnya seperti Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan pemerintah daerah. "Sejatinya 1 Mei ini menjadi momen untuk mengingatkan pada hak hak dasar para pekerja yang tidak boleh dilupakan oleh pemerintah dan pemberi kerja," ujar Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Anggoro Eko Cahyo, Rabu (5/5/2021).

Dalam kegiatan itu, Anggoro berpesan kepada Serikat Pekerja dan Serikat Buruh yang hadir untuk turut mendukung program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Karena program itu akan membantu para pekerja yang mengalami PHK saat perusahaan mereka terdampak pandemi Covid-19 ini.

Menurut Anggoro, peringatan May Day ini merupakan momentum peningkatan layanan dan manfaat kepada pekerja Indonesia melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Termasuk peningkatan layanan agar lebih cepat, mudah, dan akurat bagi pekerja.

Dia menyatakan bahwa saat masa krisis seperti sekarang, perlindungan dasar bagi pekerja memiliki urgensi yang tinggi seiring dengan peningkatan risiko kerja yang rentan dialami oleh seluruh pekerja. “Tidak ada capaian yang lebih tinggi bagi kami selain memberikan rasa aman dan kepuasan bagi pekerja peserta BPJAMSOSTEK,” ujarnya.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengapresiasi seluruh stakeholder ketenagakerjaan khususnya BPJAMSOSTEK dalam mendukung kegiatan ini. "BPJAMSOSTEK hadir sebagai rumah bagi perlindungan pekerja indonesia yang ada pada saat senang dan susah. Kehadiran dirut tentunya tidak hanya pada momentum ini tapi juga di kesempatan lain untuk lebih dekat dengan pekerja dan pengusaha," ujar Ida.

Menurutnya, saat ini kondisi perekonomian sedang masa recovery dan tanda-tanda penguatan ini semakin kuat. Ida menambahkan pemerintah bersama-sama dengan pengusaha dan pekerja harus bahu membahu dalam menghadapi tantangan ini hingga akhirnya nanti perekonomian pulih dan Indonesia keluar dari masa sulit, sesuai dengan tema yang diusung pemerintah dalam May Day kali ini, recover together.

Ida mengingatkan bahwa peringatan May Day ini bukan hanya milik buruh, tapi juga punya arti penting bagi pengusaha dan juga pemerintah. "Kita semua punya cita-cita yang sama agar semua buruh sejahtera, bagaimanapun caranya," tegas Ida.

Tenaga kesehatan (nakes) juga merupakan profesi yang menjadi ujung tombak dalam mengatasi pandemi ini, tidak ketinggalan pada momen May Day ini, BPJAMSOSTEK juga memberikan bantuan Paket Ramadan kepada 1.600 nakes. Bantuan diharapkan dapat menjadi dukungan moril sekaligus meringankan beban nakes dalam melakukan tanggung jawab mereka sehari-hari.

BPJAMSOSTEK, kata Anggoro, juga memberikan perlindungan jaminan sosial secara cuma-cuma kepada para nakes, termasuk relawan yang tengah berjuang melawan Covid-19 ini. Dana yang digunakan untuk perlindungan jaminan sosial kepada 2.404 relawan ini bersumber dari donasi karyawan BPJAMSOSTEK sebagai bentuk solidaritas sesama pekerja.

Pihaknya berharap, dukungan melalui perlindungan jaminan sosial dan bantuan yang diberikan ini bisa membantu para relawan dalam perjuangan yang kita semua hadapi di masa pandemi Covid-19 ini.

Di tempat terpisah, Kepala Kantor BPJamsostek Gresik Ahmad Fauzie Usman menyampaikan selamat Hari Buruh Internasional kepada masyarakat kerja di Indonesia, khususnya wilayah kerja Gresik. "Selamat Hari Buruh, di masa pandemi seperti sekarang, saya berharap para pekerja dan buruh terus dapat bekerja secara maksimal  seperti masa sebelum pandemi. Dan, semoga pandemi ini cepat berakhir dan  ekonomi nasional dapat pulih kembali," ujarnya. ***

Editor : Pudja Rukmana