logo

Dipantau Ketat, Jalur Tikus Dan Boks Angkut Orang

Dipantau Ketat, Jalur Tikus Dan Boks Angkut Orang

Penyekatan di exit tol Pejagan
04 Mei 2021 17:36 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - BREBES: Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, melakukan pengecekan pada pintu masuk utama Jateng via darat, yakni exit tol Pejagan dan perbatasan Kecipir, Losari, Brebes, Selasa (4/5/2021).

Di dua tempat tersebut, Ganjar meminta petugas benar-benar menerapkan larangan mudik secara ketat.

Bersama Wakil Bupati Brebes, Kapolres, dan Dandim, Ganjar mengecek satu persatu persiapan penyekatan pemudik baik di exit tol Pejagan maupun di jalur pantura perbatasan Brebes-Cirebon di Losari. Semua petugas diminta siap, karena diprediksi puncak arus mudik akan terjadi malam ini atau besok.

"Perkiraan saya malam ini atau besok puncaknya. Maka saya ngecek untuk memastikan kesiapan. Mudah-mudahan masyarakat tidak mudik dan semua mengikuti ketentuan pemerintah agar lebih aman," katanya.

Saat ini, semua petugas baik TNI/Polri dan Pemda diminta siap-siap. Seluruh pintu masuk ke Jateng harus dijaga secara berlapis untuk mengantisipasi lonjakan pemudik dari luar daerah.

"Saya minta Pemkab mewaspadai dan menjaga jalur tikus, jalur jangkrik bahkan jalur cacing. Nanti kami siapkan dukungan tes antigen agar yang melintas bisa dites," tegasnya.

Ia juga meminta petugas kepolisian mengantisipasi modus-modus masyarakat dengan adanya larangan mudik ini. Mudik menggunakan kendaraan plat hitam, mobil boks bermuatan barang dan modus lainnya.

"Ini harus diantisipasi, kita mesti menjaga betul. Tahun lalu saja, mudik dilarang tetap ada kebocoran, jumlahnya sekitar 1 juta orang. Tahun ini mudah-mudahan aman, sampai kemarin baru 3800 orang yang datang. Maka saya mengharapkan dukungan masyarakat untuk menjaga kesehatan semuanya dengan tidak mudik dulu," ucapnya.

Disinggung hasil pantauan penyekatan di Brebes, Ganjar mengatakan model yang digunakan sudah baik. Semua kendaraan dari Jakarta diisolir dan diperiksa kelengkapannya oleh petugas.

"Alurnya sudah bagus, jadi kalau ketahuan ada yang melanggar langsung diminta putar balik. Saya juga meminta Bupati/Wali Kota mengajak seluruh Kades menggerakkan kembali Jogo Tonggo, kalau ada pemudik yang nekat," pungkasnya.

Kapolres Brebes, AKBP Gatot Yulianto, menyebut penyekatan di exit tol Pejagan dan di Kecipir-Losari dilakukan dengan ketat. Semua kendaraan dari Jakarta yang masuk ke Jateng diisolir di tempat yang disediakan untuk dilakukan pemeriksaan.

"Kendaraan dari Jakarta, 500 meter sebelum masuk exit tol Pejagan atau Kecipir akan dikanalisasi. Truk logistik, alat kesehatan langsung ke arah Semarang, sementara mobil penumpang dan pribadi akan diperiksa. Kalau melanggar atau ada pemudik yang tidak membawa kelengkapan, maka akan langsung diminta putar balik," jelasnya.

Lebih lanjut diterangkan, pihaknya juga telah menginventarisasi jalan-jalan tikus yang kemungkinan akan dilewati pemudik. Jalan-jalan itu juga akan dilakukan penjagaan.

"Kami lakukan pengetatan, untuk masyarakat lokal kami persilahkan, tapi pemudik apalagi yang tidak memiliki syarat kelengkapan, akan kami minta putar balik," pungkasnya.

Penyekatan arus mudik lebaran di Jateng benar-benar disiapkan Ganjar. Sebelum mengecek exit tol Pejagan dan perbatasan Losari Brebes, Ganjar hari ini juga menyempatkan mengecek penyekatan di pintu tol Kalikangkung, rest area Batang dan juga rest area Brebes.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto