logo

Menteri PANRB Minta PPK Tindak Tegas ASN Pelanggar Larangan Mudik

Menteri PANRB Minta PPK Tindak Tegas ASN Pelanggar Larangan Mudik

Foto: Dok Kemen PAN-RB.
04 Mei 2021 15:42 WIB
Penulis : Pudja Rukmana

SuaraKarya.id - JAKARTA: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menegaskan kembali bahwa aparatur sipil negara (ASN) beserta keluarganya dilarang melakukan bepergian ke luar daerah/ mudik menjelang dan sesudah Hari Raya Idul Fitri. 

“ASN harus menjadi teladan yang baik untuk masyarakat. Saya ingatkan dan tegaskan, ASN untuk tidak mudik,” kata Menteri Tjahjo di Jakarta, Selasa (04/05/2021) seperti dikutip di laman resmi Kementerian PANRB.

Menurut Tjahjo, bagi ASN yang tetap melakukan mudik dapat dijatuhi sanksi disiplin sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS dan PP No 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

“Kami minta Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk mengawasi ASN-nya masing-masing dan bertindak tegas jika ada ASN yang terbukti melanggar,” ungkapnya.

Masyarakat yang mengetahui ada ASN yang mudik, kata Tjahjo, dapat melaporkan ke Kementerian PANRB melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!). Laporan dapat disampaikan melalui SMS 1708, www.lapor.go.id, atau aplikasi yang diunduh melalui Play Store atau App Store SP4N LAPOR!.

Laporan tersebut dengan menyertakan nama ASN yang dilaporkan, instansi dan satuan kerja, lokasi, dan bukti dukung (jika ada). “Jika ada masyarakat yang melihat, bisa langsung melaporkan ke kami,” tuturnya.

Secara khusus Menteri Tjahjo juga mengingatkan untuk siswa-siswi sekolah kedinasan untuk tetap berada di tempat pendidikan selama libur panjang Idulfitri. “Bagi yang tinggal di asrama, tetap di asrama. Untuk yang tidak di asrama, tetap tinggal di tempat tinggal masing-masing. Saya imbau untuk tidak melakukan mudik,” ujarnya.

PPK juga berkewajiban mengisi form pelaporan mudik melalui tautan https://s.id/LaranganBepergianASN, yang sudah terhubung dengan database Kementerian PANRB.

Cinta Keluarga

Lebih jauh Menteri Tjahjo mengatakan sudah sewajarnya jika ASN juga mengajak masyarakat di lingkungannya untuk bersama-sama mematuhi kebijakan pemerintah. 

Seperti yang kita ketahui, kebijakan ini diambil untuk menekan penyebaran Covid-19. Masalahnya, selama ini, telah terjadi peningkatan potensi penularan Covid-19 selama masa libur panjang.

Menurut Nenteri Tjahjo, menahan diri untuk tidak mudik merupakan upaya untuk melindungi diri dan sanak saudara. “Mari kita lindungi diri kita sendiri, keluarga, dan orang-orang sekitar kita. Tidak mudik adalah bentuk rasa cinta, melindungi dan bertanggung jawab pada keluarga,” ujarnya pula. ***

Editor : Pudja Rukmana