logo

Para Stakeholder Katimin Harus Mampu Ciptakan Situasi Kondusif Bagi Investor

Para Stakeholder Katimin Harus Mampu Ciptakan Situasi Kondusif Bagi Investor

Istimewa
14 April 2021 07:14 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - SORONG: Dalam kegiatan-kegiatan bersama para pemangku kepentingan, Perwakilan SKK Migas wilayah Pamalu kerap menyampaikan harapan agar kegiatan hulu migas dampak positif, perlu terus disebarkan dalam bentuk rekam jejak tertulis.

Hal itu, guna meyakinkan investor hulu migas lainnya bahwa iklim investasi di daerah Timur Indonesia tetap kondusif dan layak diperhitungkan bagi para investor. 

Gayung bersambut, sebut saja Nino, yang memiliki nama sebenarnya Nino Pansila Sakti Palyama, yang adalah salah satu dari pemuda asal Tanimbar, telah turut membagikan rekaman jejak pengalamannya dalam bentuk tulisan pada blog tulisannya.

Nino memulainya dengan berbagi pengetahuan dan informasi yang diterimanya.

Ceritanya, sejak Nino, turut serta dalam acara acara pembekalan bertema “kegiatan hulu migas mengajar” dan “sosialisasi peran dan dukungan pemangku kepentingan di daerah untuk pelaksanaan PSN.

Acara tersebut digelar   pertengahan Maret hingga awal  April 2021 oleh Perwakilan SKK Migas wilayah Papua dan Maluku.

Mengutip jejak tulisannya, Nino menyampaikan bahwa P3K Hulu Migas Tanimbar dan dirinya merasakan terus dibekali, baik secara kemampuan “hard skill” (pengetahuan dasar-dasar kegiatan hulu migas) maupun sampai dengan “soft skill” (pengetahuan pengembangan karakter).

Melanjutkan tulisannya, Nino juga menyampaikan ajakan.

“Tetapi perlu diingat, bahwa kita harus tetap belajar dengan perkembangan yang terus terjadi, hingga rencana kegiatan pengembangan sampai  operasional hulu migas nantinya dapat terlaksana.Itu, semua bisa terwujud dengan tetap memerlukan dukungan dari seluruh elemen, termasuk dari kita, Demi Kemajuan Bersama,” Tulis Nino. 

Ajakan Nino kepada para pemuda-pemudi Tanimbar untuk ikut maju bersama, dibuktikanya dengan kesediannya berbagi waktu dan tenaga, ketika dia didaulat oleh ke 12 rekan pemuda pemudi lainnya untuk menjadi ketua.

Kelompok itu sebagai penyelengara wadah berkumpul yang diberi nama Pemuda Pemudi Penyuluh Komunikasi (P3K) Hulu Migas cabang Tanimbar.

Para P3K Hulu Migas Tanimbar sangat yakin dapat ikut menyampaikan dan turut mensosialisasikan materi pengetahuan dan informasi yang telah diberikan kepada rekan-rekan pemuda pemudi Tanimbar lainnya yang ingin juga merasakan dampak keuntungan dari kegiatan yang telah dilaluinya bersama Perwakilan SKK Migas Pamalu.

Kepala Departmen Hubungan Masyarakat Kantor Perwakilan SKK Migas Pamalu, Galih Agusetiawan, membenarkan.

Galih, mengngkapkan,  bahwa sejak pertengahan bulan Maret 2021, SKK migas secara daring melakukan kegiatan hulu migas. Yakni,  mengajar dengan tujuan memberikan bekal informasi terkini tetkait  kegiatan hulu migas yang akan terjadi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. 

"Kami tidak berhenti pada kegiatan daring yang terus kami lakukan, SKK Migas Pamalu juga mulai melakukan rangkaian sosialisasi secara luring bersama para pihak stakeholder di Kota Saumlaki,"ujarnya.

Hal tersebut digelar karena Kabupaten Kepulauan Tanimbar telah dinyakatan zona hijau tanpa penyebaran Covid 19 oleh Satgas Covid Maluku.

Dalam giat tersebut SKK Migas juga melibatkan beberapa tokoh pengajar  seperti Ketua STKIP Lelemuku Saumlaki, Olivir Srue dan Jurnalis senior & Pemred Darapos, Simon Lolonlun yang berada di Saumlaki (06/04).

Tujuannya, untuk membantu membimbing beberapa pemuda-pemudi asal Tanimbar.

Maksudnya, agar dapat menyiapkan wadah berkumpul P3K hulu migas. Juga, berbagi materi bimbingan yang dapat bermanfaat mengubah pola pikir menjadi positif dan optimis,"ungkap Galih menjelaskan. 

“Kami Juga berterima kasih kepada Kapolres Kepulauan Tanimbar yang mengundang SKK Migas Pamalu, untuk memberikan sosialisasi kepada para BABINKAMTIBMAS. Dan,  jajaran Polres Tanimbar (07/04), terhadap pentingnya peran dan dukungan Kepolisian Resort Tanimbar yang langsung berada di daerah rencana operasional hulu migas," katanya.

 Upaya tersebut digelar, untuk menjaga pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang nantinya menjadi Obyek Vital Nasional (OBVITNAS).

Kegiatan yang juga penting dalam rangkaian sosialisasi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, adalah menyampaikan informasi terkini kepada media jurnalis yang ada di Saumlaki (08/04).

Peserta, tidak hanya mengundang seluruh jurnalis di Saumlaki secara luring, tetapi juga melalui perangkat daring.

"Sehingga, para jurnalis dan mahasiswa yang ada di Kota Ambon dapat turut bergabung pada acara tersebut”, tutup Galih.

Topik pembahasan dan pertanyaan yang kerap diajukan oleh perserta di setiap rangkaian giat sosialisasi tersebut mengerucut pada pembahasan peran serta pentingnya persetujuan Amdal.

Diharapkan, nantinya dapat membuka gerbang proses perizinan dan pengadaan tanah.

Hal tersebut, untuk kegiatan pengembangan lapangan Abadi dan informasi dari 12 keuntungan hadirnya kegiatan hulu migas di daerah.

Hal ini, kerap disampaikan oleh Kepala Perwakilan SKK Migas Pamalu, A. Rinto Pudyantoro, yaitu 7 Dampak Langsung, yang terdiri dari:

1. Tanggung Jawab Sosial (TJS) / Program Pengembangan Masyarakat Industri Hulu Migas,

2. Corporate Social Responsibility (CSR),

3. Dana Bagi Hasil (DBH) Migas untuk Daerah,

4. Participating Interest (PI) 10 Persen,

5. Pajak dan Retribusi Daerah (PDRD),

6. PBB Migas,

7. Tenaga Kerja Lokal.

dan, 5 Dampak Tidak Langsung, yaitu:

1. Bisnis penyedia barang dan jasa lokal, BUMD dan Badan Usaha (BU) lokal,

2. Penggunaan fasilitasi penunjang operasi oleh masyarakat,

3. Pasokan minyak bumi untuk BBM,

4. Pasokan gas untuk bahan bakar kelistrikan di Daerah,

5. Industri Turunan. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto