logo

Fatwa MUI: Swab Test Tidak Batalkan Puasa

Fatwa MUI: Swab Test Tidak Batalkan Puasa

Seorang pekerja menjalani tes usap PCR, di Depok, Jawa Barat. (SK.id/M Guntur S)
08 April 2021 21:15 WIB
Penulis : M Guntur Setiawan

SuaraKarya.id - JAKARTA: Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa bahwa hukum rapid tes antigen dan polymerase chain reaction (PCR) atau swab test tidak membatalkan ibadah puasa.

"Pelaksanaan swab test sebagaimana dalam ketentuan umum tidak membatalkan puasa," ujar Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (8/4/2021), seperti dikutip dari antaranews.com.

Asrorun menjelaskan bahwa swab test boleh dilakukan lantaran cara pengambilan sampel dahak, lendir, atau cairan dari nasofaring (bagian pada tenggorokan bagian atas yang terletak di belakang hidung dan di balik langit-langit rongga mulut) dan orofaring (bagian antara mulut dan tenggorokan).

"Umat Islam yang sedang berpuasa diperbolehkan melakukan tes swab untuk deteksi Covid-19," tuturnya.

Dalam upaya memutus rantai penularan Covid-19, MUI mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol pencegahan dengan disiplin memakai makser, mencuci tangan secara berkala, meminimalisir mobilitas, dan menghindari kerumunan.

MUI juga mendorong pemerintah lebih proaktif dalam mengawasi pelaksanaan penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekitar masyarakat. Hal ini semata-mata agar pandemi Covid-19 bisa segera berakhir.

"Pemerintah agar melaksanakan dan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan dengan ketat, supaya pandemi Covid-19 segera berakhir," katanya.***

Editor : Pudja Rukmana