logo

Komisi I Ingatkan Jangan Ada Orang Bermasalah Duduk Sebagai Dewas RRI

Komisi I Ingatkan Jangan Ada Orang Bermasalah Duduk Sebagai Dewas RRI

Mukhlis Basri
08 April 2021 13:37 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mengingatkan, jangan sampai ada orang yang bermasalah duduk sebagai anggota Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (Dewas LPP RRI) Periode 2021-2026.

Sebab, dinilai akan bisa merusak reputasi lembaga penyiaran yang paling bersejarah ini. Hal itu disampaikan anggota Komisi I DPR RI Mukhlis Basri dalam Rapat Kerja dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/4/2021), yang membahas mengenai tata kelola 5G dan berakhirnya keanggotaan Dewas LPP RRI Periode 2016-2021.

"Saya berharap RRI ke depan tidak ada lagi konflik. Sehingga bisa tercipta kondisi kerja yang harmonis dan dinamis antara dewas dan direksi. Hal itu bisa terwujud kalau tidak ada pelanggaran pejabat atas etika publik. Salah satunya misalkan tidak melakukan nepotisme di RRI," ujar Mukhlis.

Karena, lanjut Mukhlis, RRI adalah salah satu lembaga penyiaran publik yang bertugas untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. "Untuk itu, jangan mempertahankan, apalagi sampai memprioritaskan orang yang suka konflik, apalagi punya persoalan hukum, duduk sebagai Dewas LPP RRI. Dan, Komisi I (DPR) sebelumnya kan sudah berkomitmen untuk tidak meloloskan Calon Dewas yang bermasalah," ucap Mukhlis, politisi PDIP ini menegaskan.

Sebelumnya diberitakan, jajaran Dewas LPP RRI Periode 2016-2021 mendesak Direktur Utama (Dirut) LPP RRI M. Rohanudin untuk mundur dari bursa pencalonan menjadi Dewas LPP RRI periode 2021-2026 yang tengah berlangsung.

“Kami berharap agar Dirut LPP RRI M. Rohanudin untuk mundur dari bursa pencalonan Dewas LPP RRI lima tahun ke depan serta tim penilai dari Komisi I DPR RI tidak meloloskan dalam bursa pencalonan,” ucap anggota Dewas LPP RRI Periode 2016-2021 Frederik Ndolu, Jumat (26/3/2021) lalu.

Secara terpisah, suara dari internal RRI, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum LPP RRI Nurhanuddin berharap siapapun Dewas terpilih nanti bisa membangun komunikasi yang baik, tidak arogan, tidak otoriter, tidak menggunakan ego dan kepentingan pribadi serta selalu mengedepankan kebersamaan dengan jajarannya.

"Sifat dan karakter pemimpin memang berbeda-beda. Namun, di era seperti saat ini, pemimpin yang demokratis dan mau mendengarkan jajarannya lah yang dibutuhkan RRI," kata Nurhanuddin menegaskan.

Seperti diketahui, salah satu calon Dewas LPP RI periode 2021-2026 adalah M. Rohanudin yang kini masih menjabat sebagai Dirut LPP RRI menghadapi tudingan telah melakukan dugaan nepotisme karena sejumlah anak beserta mantu diduga dipekerjakan di RRI. ***

Editor : Gungde Ariwangsa SH