logo

KPK Terus Berupaya Tuntaskan Kasus Rumah DP Kosong Persen

KPK Terus Berupaya Tuntaskan Kasus Rumah DP Kosong Persen

PD Sarana Jaya
08 April 2021 11:59 WIB
Penulis : Wilmar Pasaribu

SuaraKarya.id - JAKARTA: Penyidik KPK masih terus bekerja keras menuntaskan penanganan kasus pembangunan rumah dengan DP 0 persen. Selain menghimpun dokumen tentunya juga memanggil kemudian memeriksa saksi bahkan tersangkanya.

Untuk maksud itulah tim penyidik KPK bakal melakukan pemeriksaan terhadap Direktur Utama nonaktif Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan. "Pemeriksaan Yoory Corneles dilakukan di Kantor KPK, Kuningan Persada Kav. 4, Setiabudi, Jakarta Selatan," kata Plt Jubir  KPK Ali Fikri, Kamis (8/4/2021). Sebelumnya dia pernah diperiksa tim penyidik KPK. Yoory  merupakan salah satu tersangka.

Dalam kasus ini KPK sudah mencegah beberapa pihak ke luar negeri selama 6 bulan ke depan. Hanya saja KPK tak merinci para pihak yang dicegah tersebut. KPK belum mau mengumumkan pihak yang dijerat serta kontruksi perkara ini.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz membenarkan kabar terkait Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yorry yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Menurut Aziz, Yoory ditetapkan sebagai tersangka terkait pembelian lahan untuk proyek pembangunan rumah DP nol rupiah. PD Pembangunan Sarana Jaya merupakan sebuah badan usaha milik daerah (BUMD) DKI Jakarta yang bertanggungjawab dalam program DP nol rupiah, termasuk yang sudah dibangun berada di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, dan yang kedua masih dalam proses pembangunan di Cilangkap dan Pulogebang, Jakarta Timur.

Penyidik KPK telah menetapkan tiga tersangka pengadaan tanah untuk program rumah DP 0 Rupiah di Cipayung, Jakarta Timur.  Hal tersebut diungkapkan Karyoto setelah disinggung dugaan keterlibatan pengusaha Rudy Hartono dalam kasus yang dimaksud. Meskipun, Karyoto enggan menjelaskan terkait keterlibatan Rudy dalam perkara tersebut, termasuk nama dua tersangka lainnya.***

Editor : Gungde Ariwangsa SH