logo

Respon Cepat Korban Banjir Bandang NTT, SidoMuncul Berikan Rp650 Juta

Respon Cepat Korban Banjir Bandang NTT, SidoMuncul Berikan Rp650 Juta

Direktur SidoMuncul Irwan Hidayat menyerahkan bantuan korban banjir bandang Nusa Tenggara Timur (NTT) total sebesar Rp650 Juta yang diserahkan kepada Benihbaik.com, PP Aisyiyah, dan Pewakilan Keuskupan Larantuka dan Atambua
07 April 2021 23:59 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - JAKARTA: PT Industri Jamu dan Farmasi SidoMuncul Tbk kembali terpanggil untuk membantu korban banjir bandang yang melanda Pulau Adonara, tepatnya di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (4/4/2021).

Dari data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Selasa (6/4/2021), pukul 21.00 WITA, terlaporkan 117 orang meninggal dunia dan 76 orang hilang di NTT.

Atas peristiwa memilukan korban bencana alam banjir bandang yang melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu (4/4/2021), yang telah menelan ratusan jiwa, harta benda para penyintas, Keluarga Besar SidoMuncul pun ikut menyampaikan ungkapan duka cita mendalam bagi masyarakat di NTT.

Direktur SidoMuncul Irwan Hidayat merasa prihatin terutama karena bencana ini terjadi di tengah pandemi Covid. Bencana saat tidak pandemi saja berat, apalagi bencana di tengah pandemi.

"Itu double bencana. Apalagi mereka baru saja melaksanakan Paskah, percis hari itu hari Paskah. Masyarakat Nasrani merayakannya, Saya bayangin sedih sekali karena ini terjadi saat pandemi dan bisa memperburuk keadaan dan bertambah parah dampak kesehatannya lantaran aturan protokol kesehatan juga sangat sulit ditaati," ujar Irwan Hidayat saat menyerahkan bantuan uang tunai senilai Rp650 Juta kepada korban banjir bandang NTT di Kantor SidoMuncul, Cipete, Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Irwan menjelaskan bantuan akan disalurkan melalui Benihbaik.com, Komunitas Muslim NTT Aisyiyah, Keuskupan Larantuka, dan Keuskupan Atambua.

Secara simbolis, bantuan senilai Rp200 Juta diserahkan oleh Direktur SidoMuncul Irwan Hidayat kepada Perwakilan Benihbaik.com Don Bosco Selamun dan Denny Ramelan. Selain itu, sulung dari 5 bersaudara generasi ketiga SidoMuncul ini juga menyerahkan bantuan kepada Ketua Lembaga Lingkungan dan Penanggulangan Bencana Pimpinan Pusat Aisyiyah Tri Lestari Masduki, Pewakilan Keuskupan Larantuka MGR Frans Kopong, dan Perwakilan Keuskupan Atambua Mgr Domi Saku PR, yang masing-masing diwakili Santi juga menerima bantuan senilai Rp150 Juta.

Dengan demikian bantuan uang tunai dari perseroan yang sudah diserahkan untuk korban bencana NTT sebesar Rp 650 Juta.

Melalui bantuan ini, ujar Irwan, SidoMuncul berharap dapat membantu mengurangi beban masyarakat di lokasi bencana yang belum secara keseluruhan terakses bantuan lantaran wilayah terdampak sulit ditembus bala bantuan dari pusat, baik dari government maupun swasta.

"Selain kita salurkan lewat Benihbaik, Aisyiah, dan Keuskupan, para distributor SidoMuncul yang berada disana (NTT-red) juga ikut menyumbang berupa produk-produk SidoMuncul seperti Tolak Angin, Tolak Linu dan Kuku Bima Energi," ungkap Irwan.

Beruntungnya kata Irwan, masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan memiliki kesamaan emosional dalam membantu saudara-saudara se-tanah air jika mengalami kesulitan. Jiwa solidaritas dan kegotongroyongan untuk membantu orang lain sudah terpatri di setiap jiwa masyarakat Indonesia.

Hal ini, kata Irwan, berangkat dari pengalamannya yang melihat partisipasi pengusaha dan komponen masyarakat lainnya dalam membantu korban bencana alam sangatlah luar biasa.

"Karena kalau dilihat, bangsa yang paling senang membantu itu ya bangsa Indonesia karena semangat toleransinya yang tinggi. Saya pernah dengar ceramah itu, kalau tidak salah Prof Azyumardi Azra Azra yang mengatakan Indonesia adalah bangsa yang paling toleran karena perbedaannya. Gotong royongnya itu luar biasa. Makanya semua agama itu mengajarkan toleransi menjadi jiwa bangsa kita," ungkap influencer yang tercatat sebagai orang terkaya Indonesia versi Majalah Forbes.

Hal itu juga yang membuatnya tergerak untuk ikut serta membantu korban bencana banjir bandang di NTT melalui lembaga yang kredibel dan dapat dipercaya untuk pendistribusiannya karena keterbatasan SDM SidoMuncul jika harus menyerahkan langsung kepada korban di NTT.

Sekali pun Irwan tidak bisa menyerahkan langsung kepada para korban, ia mengaku hanya bisa berdoa dan memohon Tuhan agar menjawab permintaannya dan dapat dimudahkan segala urusan dalam memberikan bantuan dan diterima para korban secepatnya.

"Akhirnya, saya disarankan sama Andy F Noya agar menghubungi Lembaga Lingkungan dan Penanggulangan Bencana Pimpinan Pusat Aisyiyah dan Benihbaik.com. Lalu kalau keuskupan, kirim bantuan ke mana karena mayoritas masyarakat NTT adalah umat Katolik. Ndak tahunya malam-malam sepupu saya, Santi, ternyata kenal baik sama keuskupan di sana. Jadi dari Santi ini saya mendapatkan informasi bahwa wilayah Larantuka dan Atambua yang lebih parah terdampak bencana," kata filantropi ini.

Irwan juga mencoba untuk menghubungi salah satu koleganya di media grup yang bekerja sama di Benihbaik.com yaitu Don Bosco Selamun dan juga Andy F Noya. Lewat kedua sahabatnya tersebut ia berharap bantuan uang tunai tersalurkan sesuai sasaran kepada penyintas dari semua umat yang berada di NTT dari Nasrani hingga Muslim.

Pada kesempatan itu dari pihak Benihbaik.com, Aisyiah, dan Keuskupan mengucapkan terima kasih atas empati SidoMuncul yang cepat responsif  membantu para korban NTT.

"Bantuan dari SidoMuncul akan kami serahkan secepatnya kepada korban melalui Benihbaik.com bekerjasama dengan media grup. Seluruh donasi akan kami laporkan secara terup date di laman resmi Benihbaik.com yang diaudit oleh akuntan internasional," jelas Don Bosco.***