logo

Kaesang Minta Arahan Kelola Klub Atau Jadi Ketum PSSI Pada Iwan Bule?

Kaesang Minta Arahan Kelola Klub Atau Jadi Ketum PSSI Pada Iwan Bule?

07 April 2021 22:14 WIB
Penulis : Gungde Ariwangsa SH

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kaesang Pangarep, Walikota Solo yang Direktur Utama Persis Solo, bertemu Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan beserta jajarannya di Kantor PSSI, Gedung FX Sudirman, Senayan, Jakarta, Rabu (7/4/2021). Minta arahan mengelola klub atau ingin menjadi Ketum PSSI? Begini ceritanya.

Kalau Mochamad Irawan menyatakan, kedatangan Kaesang yang juga anak bungsu Presiden Joko Widodo, untuk meminta arahan soal pengelolaan klub Persis Solo. "Beliau bersilaturahmi sekaligus meminta arahan dan petunjuk. Betul-betul dengan rendah hati dan santun dapat datang ke kantor ini," ujar Iriawan usai pertemuan.

Menurut pria yang biasa disapa Iwan Bule itu, Kaesang merupakan sosok muda yang memiliki hasrat untuk memajukan sepak bola nasional. Selain itu, ia juga menilai, sebagai seorang pengusaha muda, Kaesang mempunyai kemampuan manajerial yang baik.

"Beliau menunjukkan komitmen untuk memajukan sepak bola Indonesia. Tentu kebanggaan bagi federasi melihat ada seseorang yang terus ingin berkontribusi untuk sepak bola nasional di tengah kondisi pandemi seperti ini," tutur Iriawan seperti dilansir antaranews.com.

Sedangkan Kaesang ternyata ingin menjadi Ketum PSSI. Namun itu ternyata tidak serius karena dia lalu mengatakan keinginannya menjadi Ketua PSSI sekadar 'guyonan'.

Hal itu dikatakan Kaesang untuk menjawa pertanyaan awak media soal keputusannya mengakuisisi Persis Solo. Kaesang merupakan pemilik saham terbesar di tim berjulukan Laskar Sambernyawa tersebut, dengan persentase 40%.

"Saya ndak (tidak) tahu ini dijawabnya harus serius atau guyon, kenapa saya ambil Persis, (karena) saya mau jadi suksesor pak ketum nanti. (Itu) kalau (jawaban) guyon, ya," kata Kaesang seperti dilansir bolalob.com.

Pada kesempatan yang sama, Kaesang Pangarep pun berterima kasih kepada Iriawan yang telah meluangkan waktu untuknya.

Pria berusia 26 tahun itu berjanji akan menjadikan Persis Solo klub yang lebih baik, dari segi manajemen dan bisnis. "Saya mau membangun manajemen yang benar-benar baru. Persis ini klub legendaris, berdiri sejak tahun 1923. Sebagai warga Solo, saya ingin membuat bangga masyarakat dan memajukan Solo. Bagi Persis, Liga 1 harga mati," kata Kaesang.

Kaesang menuturkan, keputusannya mengakuisisi Persis merupakan wujud dari kecintaannya terhadap Kota Solo yang merupakan kota kelahirannya. Ia juga tak memungkiri faktor bisnis menjadi salah satu faktornya.

Meski berlaga di Liga 2, Persis diketahui punya basis suporter yang cukup militan, yaitu Pasoepati. Mereka juga punya kandang yang sangat representatif, yaitu Stadion Manahan.

"Kalau jawaban seriusnya, (Persis) ini tim Solo, kecintaan saya sebagai warga Solo. Saya ingin berbuat lebih untuk warga Solo. Selain itu, saya juga orang bisnis. Kalau ada hitungan bisnis, saya masuk itu," ujar Kaesang.

Kaesang Pangarep merupakan direktur utama sekaligus pemilik saham mayoritas PT Persis Solo Saestu (PT PSS), yang menaungi klub Liga 2 Indonesia Persis Solo. Jabatan tersebut menjadi pengalaman perdana Kaesang dalam mengelola perusahaan klub sepak bola Tanah Air.

Kaesang mempunyai 40 persen saham PT PSS. Sedangkan sisanya dimiliki oleh Kevin Nugroho (30 persen), Menteri BUMN Erick Thohir (20 persen) dan 10 persen dikantongi 26 klub internal. ***