logo

Roti Marmer, Produk Legendaris Kampung Roti Klaten

  Roti Marmer, Produk Legendaris Kampung Roti Klaten

Kunjungan ke Kampung Roti
31 Maret 2021 12:35 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - KLATEN: Ini sungguh-sungguh terjadi. Di Kabupaten Klaten, ada sebuah perkampungan bernama Kampung Roti yang terletak di kawasan Jograngan. Dinamakan Kampung Roti karena hampir semua warga setempat merupakan perajin roti.

Karena ketertarikannya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat kunjungan kerja ke Klaten Senin (29/3/2021), sempat mampir ke salah satu toko roti legendaris milik Ny Basuki. Melihat kehadiran Ganjar, sontak sekumpulan emak-emak ramai minta foto.

Bahkan, emak-emak yang biasa bekerja membuat roti tadi langsung mengeluarkan jurus rayuan. Mereka menawarkan aneka roti kepada Ganjar dan berharap diborong semua.

"Ini roti paling laku Pak, roti marmer. Orang sini menyebut roti tegel. Enak Pak, empuk," kata emak-emak, yang membuat Ganjar terkejut dengan jenis roti yang ditawarkan.

"Ini lho Pak, yang kotak-kotak. Kan kalau dilihat seperti marmer atau tegel lantai rumah," ucap mereka menunjukkan barisan roti berbentuk kotak.

Rayuan emak-emak berhasil meluluhkan hati Ganjar. Ia yang biasa memborong produk UMKM yang didatangi, langsung membeli roti-roti itu. Berbagai jenis roti diborongnya, termasuk roti marmer yang membuatnya penasaran.

Ny Basuki, pemilik toko roti sekaligus penggagas Kampung Roti mengatakan, awalnya membuka usaha roti tahun 1995. Dari semula dititipkan di warung-warung, kemudian membuat toko di rumahnya dan membagikan resep roti pada warga sekitar.

"Jadi warga disini banyak yang buat roti. Di tempat saya saja, ada 20 karyawan," katanya.

Ny Basuki menerangkan, di awal pandemi corona penjualan roti di tempatnya sempat anjlok drastis. Dalam sehari, biasanya hanya laku satu loyang.

"Sekarang sudah naik lagi jadi 75 persen. Karyawan juga sudah masuk semua. Di sini terkenal dengan roti yang enak, ada roti marmer, pisang keju, roti gulung dan lainnya. Roti marmer paling laku keras, karena empuk," jelasnya.

Ny Basuki sangat senang didatangi Ganjar. Selain membuat semangat ia dan warga sekitar, Ganjar juga memborong berbagai jenis roti yang dijajakan.

"Seneng sekali diborong Pak Ganjar. Itu berkah dari Tuhan," ucapnya.

Ganjar sendiri mengapresiasi cara Ny Basuki dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Dengan keikhlasannya membagikan resep pada warga sekitar, dia berhasil meningkatkan ekonomi warga.

"Ini teryata Kampung Roti, dan bu Basuki ini aktornya. Beliau membagikan resep pada warga sekitar. Saya tanya apa nggak rugi, jawabannya biar menambah rejeki. Ini khas Indonesia, khas Klaten. Masyarakatnya guyub, suka tolong menolong dan saling mendukung," terangnya.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto