logo

Vaksinasi Mampu Mendongkrak Kembali Sektor Wisata Di Solo

  Vaksinasi Mampu Mendongkrak Kembali Sektor Wisata Di Solo

Vaksinasi untuk pegiat seni Surakarta
30 Maret 2021 13:10 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - SOLO: Proses vaksinasi bagi sejumlah pegiat wisata di Solo, ditinjau Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, bersama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Vaksinasi digelar di Puskesmas Penumping, Senin (29/3/2021).

Puluhan pegiat wisata Solo terlihat antusias menyambut kedatangan Ganjar dan Gibran. Kepada keduanya, mereka mengucapkan terimakasih karena mendapat prioritas vaksinasi.

"Terimakasih, semoga ini jadi momentum kebangkitan wisata di Solo. Selama pandemi pendapatan turun banyak," kata mereka pada Ganjar dan Gibran.

Ketua Asita Solo, Pri Siswanto, menyambut positif program vaksinasi untuk kalangan pegiat wisata ini. Menurutnya, program itu sudah lama ditunggu.

"Tentu kami menyambut positif, karena ini yang kami tunggu-tunggu. Kita sudah lama menantikannya. Semoga ini awal titik balik pengembangan pariwisata di Solo," katanya.

Salah satu pelaku wisata, Diah, mengatakan sangat bersyukur mendapat jatah vaksin. Sebab sebagai pegiat wisaa yang bergerak ke sejumlah tempat, mereka merupakan golongan rentan.

"Kalau sudah divaksin, maka kami bekerja lebih maksimal dan lebih merasa aman," katanya.

Pegiat wisata lainnya, Dewi, menyebut selama Covid-19 nyaris pariwisata di Solo tidak bergerak. Pendapatan bisa menurun 70 hingga 80 persen.

"Dengan divaksin, kami sangat bersyukur dan merasa lebih aman. Semoga setelah ini, wisata solo semakin bergeliat. Kami akan tetap semangat dan selalu sabar menanti," ucapnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, berharap vaksinasi untuk pegiat wisata bisa membuat mereka lebih siap. Setelah pariwisata sudah dibuka semuanya, maka mereka sudah sehat dan sudah divaksin.

"Tapi sambil menunggu, saya minta semuanya bersabar. Saya terimakasih tadi ngobrol-ngobrol, mereka mau bersabar. Meskipun momentum orang mudik biasanya mereka dapat orderan, hari ini mereka ikhlas bersabar," katanya.

Dengan cara tersebut, maka penanganan covid-19 lanjut Ganjar bisa lebih cepat. Nantinya, kerumunan dan keramaian bisa dicegah khususnya di sektor pariwisata.

"Memang masih panjang, vaksinasi kita saja masih rendah, kira-kira satu juta lebih sedikit dari target 24 juta. Kita bergantung pada pusat, karena problem kita ketersediaan vaksinnya. Kalau vaksinnya ada, kita siap ngebut," tutupnya.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto