logo

Abai Prokes, Obyek Wisata Dan Restoran Bakal Ditindak Tegas

 Abai Prokes, Obyek Wisata Dan Restoran Bakal Ditindak Tegas

Ganjar Pranowo. (Foto: Istimewa)
16 Maret 2021 17:25 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - SEMARANG: Pemprov Jateng akan bertindak tegas dengan menutup obyek wisata dan restoran, yang mengabaikan protokol kesehatan. Menyusul adanya arahan Gubernur Ganjar Pranowo, untuk meningkatkan kedisiplinan prokes di tempat wisata dan restoran.

"Kami akan menerjunkan tim ke lapangan untuk mengawal hasil evaluasi terkait menurunnya disiplin pengunjung dan pengelola dalam menerapkan prokes. Bila perlu, kepada pelanggar protokol kesehatan, kami akan rekomendasikan untuk ditutup sementara," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Disporapar) Jateng, Sinung N Rachmadi, Senin (15/3/2021).

Dengan adanya arahan Ganjar, pihaknya akan segera mengambil langkah untuk mengingatkan kembali, baik kepada pengelola destinasi dan pemkab/pemkot serta dinas yang menangani pariwisata, bahwa protokol kesehatan adalah keniscayaan yang hukumnya wajib.

"Bahwa seiring berjalanannya vaksinasi, bukan berarti sudah aman. Justru makin kuat menerapkan prokes secara benar, terutama pembatasan jumlah pengunjung dan jam operasional," sambungnya.

Sinung menambahkan, sampai saat ini pihaknya sudah melibatkan partisipasi masyarakat dengan memberikan laporan bagi yang melanggar tapi tidak banyak yang merespons.

"Dengan evaluasi dan penegasan Pak Gubernbur dalam rakor (rapat koordinasi penanganan Covid) tadi siang maka akan kami galakkan kembali pengawalan dan pengawasan dimaksud," tegasnya.

Ganjar usai rapat penanganan Covid di kantornya, menuturkan, terjadi penurunan kedisiplinan kesehatan di tempat umum, tempat pariwisata, dan restoran.

"Mereka rasa-rasanya tingkat kedisiplin kesehatannya menurun, prokesnya menurun. Maka kita minta pada kawan-kawan bupati/wali kota dan petugas yang ada termasuk penyelenggara pariwisata, pemilik restoran agar mengatur prokes dengan baik," kata Ganjar.

Sebab kalau prokesnya lemah, akan ada peluang bertambahnya kasus Covid-19. Di Jateng pada minggu ke 10 ini mencatat jumlah kasus aktif mencapai 5.981 atau turun dibanding minggu ke 9 yang mencapai 6.115.

Ganjar berharap prokes tetap harus ditaati kendati kejenuhan melanda. Pihaknya tetap meminta Satpol PP, TNI-Polri, dan pihak terkait untuk tetap gencar melakukan operasi yustisi dan penegakan prokes. "Operasi yustisinya harus tetap ditegakkan sehingga masyarakat tidak lengah untuk selalu menjaga prokes," ujarnya.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto