logo

Persiapan PTM, Ribuan Guru Di Solo Mulai Divaksin

Persiapan PTM, Ribuan Guru Di Solo Mulai Divaksin

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk guru di RS de Oen Solo
08 Maret 2021 20:47 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Ribuan guru di Kota Solo, Jawa Tengah mulai divaksin, Senin (8/3/2021) sebagai persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Sebanyak 3.200 guru menjadi sasaran vaksin Covid-19. Vaksinasi untuk guru dilayani di 24 fasilitas kesehatan (faskes) yang terdiri dari 9 puskesmas dan 15 rumah sakit (RS).

Menurut Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, vaksinasi untuk guru wajib dilakukan sebelum pelaksanaan PTM pada Juli mendatang.

"Vaksinasi ini untuk persiapan pembelajaran tatap muka Juli mendatang," ujar Gibran di sela meninjau vaksinasi di RS Dr Oen Solo, Senin (8/3/2021).

Wali Kota Solo menargetkan PTM mulai dilaksanakan pada Juli mendatang. Hal ini juga sesuai dengan instruksi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim. Di Kota Solo, sebelum dilaksanakan PTM akan dilakukan simulasi pembelajaran tatap muka di 23 sekolah. Protokol kesehatan ketat akan tetap diberlakukan selama PTM.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih menambahkan, guru menjadi sasaran vaksinasi setelah lansia. "Maret selesai divaksin maka Mei sudah siap PTM sebenarnya," ujarnya.

Salah satu guru, Sugiyono menyambut baik vaksinasi untuk guru tersebut. Pihaknya berharap setelah semua divaksin maka bisa terhindari dari virus Covid-19. "Setelah divaksin harapannya PTM bisa segera dilaksanakan. Kami sudah siap," ujarnya.

Sementara itu, sebelumnya juga telah dilaksanakan rapat kordinasi Satgas Covid-19 Kota Solo. Dalam rapat tersebut membahas evaluasi dan perpanjangan PPKM mikro di Kota Solo.

Ada sejumlah pelonggaran yang diatur dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota yang akan diterbitkan, Selasa (9/3/2021) besok. Di antaranya penerapan WFO (work from office ) yang diperbanyak menjadi 80 persen dan WFH (work from home) yang hanya 20 persen. Hal ini dilakukan agar pelayanan masyarakat bisa berjalan lancar. ***

Editor : Pudja Rukmana