logo

Giliran 43 Wartawan Manokwari Divaksin, Susul Jurnalis Kabupaten Sorong

Giliran 43 Wartawan Manokwari Divaksin, Susul Jurnalis Kabupaten Sorong

08 Maret 2021 06:34 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - MANOKWARI: Giliran 43 wartawan Kabupaten Manokwari menerima vaksin Covid-19 tahap kedua, Kamis (4/3/2021. Ini  menyusul vaksinasi tahap pertama  kepada sejumlah wartawan di Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat, pekan lalu.

Sekertaris Umum Persatuan Wartawan Indoensia (PWI) Papua Barat, Mathias Reyaan, mengatakan sebanyak 47 wartawan Manokwari terdaftar sebagai penerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama pada program vaksinasi awak media tahap kedua. Hal ini mengingat profesi yang dijalani tersebut rentan terhadap penyebaran Covid-19.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, kata dia, empat orang dari 47 wartawan tersebut, belum bisa divaksin. Mereka direkomendasikan untuk menjalani pengobatan.

"Hanya 43 wartawan yang mengikuti vaksinasi dosis pertama tahap kedua bertempat di Kantor Kesehatan Pelabuhan atau KKP Manokwari dan semua berjalan lancar," ujarnya seperti dilansir Antara.

Menurutnya, wartawan memang wajib mendapatkan program vaksinasi sebab profesi ini bagian dari pelayanan publik, yakni untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi.

"Belum ada keluhan dari wartawan di Manokwari setelah mendapat vaksinasi. Saya pun sudah divaksin dan benar vaksin ini aman untuk menambah kekebalan tubuh kita dari serangan virus Corona," ujarnya.

Dia menginformasikan bahwa penyuntikan vaksin dosis kedua bagi ke-43 wartawan Manokwari akan dilakukan 14 hari setelah penyuntikan dosis pertama atau tepatnya pada tanggal 18 Maret 2021 mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan bahwa pihaknya memberikan pelayanan penyutikan vaksin Covid-19 bagi wartawan yang berhimpun dalam organisasi PWI setempat sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

"Vaksinasi tahap kedua di Papua Barat sasarannya kepada pelayan publik. PWI sebagai organisasi profesi wartawan pun diberi paket layanan khusus," ujarnya.  ***

 

Editor : Pudja Rukmana