logo

Kualitas Tata Kelola Organisasi : Ketum IA-ITB Dipilih E-Voting Berbasis Data Dukcapil

Kualitas Tata Kelola Organisasi : Ketum IA-ITB Dipilih E-Voting Berbasis Data Dukcapil

Dirjen Dukcapil Kemendagri Prof Zudan Arif Fakrulloh bersama Ketua IA-ITB, Ridwan Djamaluddin menunjukkan naskah kerja sama Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pemanfaatan Data Kependudukan dalam pemilihan Ketua Umum IA-ITB (Ist)
05 Maret 2021 23:46 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - JAKARTA: Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) merespon positif kegiatan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pemanfaatan Data Kependudukan yang dilakukan dengan menggandeng Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri).

Ketua IA-ITB, Ridwan Djamaluddin mengatakan pemanfaatan data kependudukan tersebut dinilai dapat meningkatkan kualitas tata kelola organisasi IA-ITB, khususnya dalam rangka perhelatan munas yang sekaligus pemilihan Ketua Umum IA-ITB yang rencananya akan digelar 26-27 Maret 2021, mendatang. 

“Kami akan menyelenggarkan Pemilihan Ketua Umum IA-ITB dengan banyaknya anggota kurang lebih 11 Ribu. Rencananya kami akan melakukan pemilihan secara elektronik sehingga membutuhkan basis data yang kuat,” ujar Ridwan di acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan NIK dan KTP-el antara IA ITB dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri di Jakarta, Jumat (5/03/2021).

Dengan kerja sama pemanfaatan ini, kata Ridwan, ikatan alumni ITB telah masuk satu langkah lebih maju dalam tata kelola organisasi yang tadinya tradisional dan konvensional berubah menjadi modern dan adaptif terhadap teknologi.

"Semua ekosistem alumni Ganesa berharap tingkat keabsahan pemilihan Ketua umUmum IA-ITB dapat menjadi lebih baik, kredibel dan akuntabel,” tutur Ridwan.

Selain itu, lanjutnya, pemanfaatan NIK dan KTP-el dinilai dapat mendorong peningkatan partisipasi anggota IA-ITB dalam pemilihan ketua umum menjadi dua kali lipat atau lebih. Pasalnya, proses verifikasi menjadi lebih cepat dan lebih efisien.

“Kerja sama ini juga membuat kami menjadi ikatan alumni pertama di Indonesia yang memanfaatkan data kependudukan. Ini akan kami laporkan juga kepada Pimpinan ITB untuk mungkin ditindaklanjuti sebagai role model kepada mahasiswa karena mahasiswa yang perlu didata itu banyak sekali termasuk untuk program beasiswa dan sebagainya,” jelas Ridwan.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Dukcapil Kemendagri, Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengapresiasi itikad dan ikhtiar IA-ITB dalam memanfaatkan data kependudukan sebagai sebuah kebutuhan dan keniscayaan mengikuti perubahan zaman.

“Saya mengapresiasi langkah yang diambil IA-ITB dalam melakukan kerja sama pemanfaatan NIK dan KTP-el ini. Ini akan mendorong ikatan-ikatan alumni lainnya atau bahkan lembaga pendidikan secara lebih luas untuk mau menggunakan data kependudukan sebagai kebutuhan untuk pengelolaan data base ribuan anggota,” ujar Prof Zudan.***

Editor : Gungde Ariwangsa SH