logo

Gugatan Cerai Pemilik Restro Shabu-shabu Express, Penggugat Yakin Menang

Gugatan Cerai Pemilik Restro Shabu-shabu Express, Penggugat Yakin Menang

Bryan Roberto Mahulae (kuasa hukum penggugat) dan Denny Wanda Saputra (kuasa hukum tergugat).(istimewa)
03 Maret 2021 17:54 WIB
Penulis : B Sadono Priyo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Sidang gugatan cerai pemilik Restoran Shabu-Shabu Express, HP sebagai penggugat terhadap istrinya, ALS sebagai tergugat tiba di acara penyampaian kesimpulan para pihak, Rabu, (3/3/2021).

Ditemui seusai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, yang diadakan secara tertutup itu, kuasa hukum penggugat yakni Bryan Roberto Mahulae mengatakan, pihaknya sudah menyimpulkan seluruh rangkaian sidang yang dimulai Agustus 2020 lalu untuk memenangkan penggugat. 

Sementara itu, kuasa hukum tergugat, Denny Wandasaputra, SH, MH ketika di doorstop awak media enggan menyampaikan keterangannya. Denny ngacir menjauh meninggalkan area pengadilan.

Dan, lanjutnya, seluruh kesimpulan yang dibuat itu sangat diyakini bisa membuat majelis hakim yang diketuai Maskur dengan anggota Maryono dan Erly Soelistyarini berpihak pada permohonan penggugat.

"Hari ini agenda sidang adalah penyampaian kesimpulan, Kami sudah menyimpulkan seluruh rangkaian persidangan dan telah Kami serahkan kepada Yang Mulia Majelis Hakim yang memeriksa pekara ini," kata Bryan.

"Dan pada prinsipnya klien Kami berpegang teguh pada pokok gugatan agar majelis hakim memutus pernikahan antara penggugat dengan ALS (Tergugat)," lanjutnya.

Dikatakan Bryan, dalam kesimpulan yang dibuat pihaknya juga melihat berbagai kejanggalan dari keterangan saksi yang dihadirkan oleh tergugat.

Meski para saksi sudah disumpah di hadapan persidangan, pihaknya menilai ada sejumlah keterangan yang disampaikan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

"Kami bisa katakan begitu karena sudah dikonfirmasi langsung oleh klien kami. Karena itu kami harap majelis hakim yang memeriksa perkara ini bisa membuat keputusan mengabulkan gugatan kami," pungkas Bryan.

Sidang gugatan cerai berikutnya dengan agenda pembacaan putusan akan digelar pada Rabu, 17 Maret mendatang. ***

Editor : Pudja Rukmana