logo

Siap PTM, Tenaga Pendidik Di Solo Akan Divaksin

Siap PTM, Tenaga Pendidik Di Solo Akan Divaksin

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk lansia di RSUD Bung Karno
01 Maret 2021 23:18 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Tenaga pendidik akan menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 di Kota Solo, Jawa Tengah. Setelah TNI/Polri dan pedagang pasar tradisional, guru menjadi sasaran vaksin tahap kedua.

Menurut Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, guru menjadi sasaran untuk persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) yang akan dimulai Juli mendatang.

"Tadi pagi juga sudah breafing, Juli kita kejar sesuai instruksi dari Pak Nadiem ( Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim) Juli mulai masuk sekolah. Jadi guru lebih dulu divaksin," jelas Gibran kepada wartawan di sela meninjau pelaksanaan vaksinasi lansia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno Solo, Senin (1/3/2021).

Walikota menegaskan Solo sudah siap melaksanakan PTM, asalkan guru-gurunya divaksin terlebih dahulu. Selain itu tahun lalu, juga telah dilaksanakan simulasi PTM di sejumlah sekolah dengan menggunakan protokol kesehatan (prokes).

"Besok di pendapi gede balaikota kita siapkan untuk vaksinasi guru. Nanti sekolah tatap muka, muridnya juga divaksin. Sesuai instruksi Pak Nadiem, Juli mulai sekolah," jelasnya lagi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih pada kesempatan yang sama mengatakan vaksin untuk guru masih menunggu kedatangan stok vaksin lagi dari pusat. Untuk tahap kedua ini, ada 6.800 tenaga pendidik yang akan divaksin.

"Tadi beliau Pak Walikota juga sudah mengatakan memprioritaskan guru untuk divaksin. Nanti untuk vaksin guru akan saya buatkan vaksin massal, tiga hari selesai," ujarnya.

Untuk pendataan dan prioritas siapa saja yang akan divaksin, diserahkan kepasa Dinas Pendidikan. Tetapi untuk prioriras, Siti mengatakan diutamakan bagi guru yang ingin melaksanakan PTM.

"Kalau masih ingin daring ya gak usah. Kalau pengin PTM ya segera divaksin. Kalau ada vaksinnya," kata Siti.

Vaksinasi untuk guru bisa diselesaikan dalam bulan Maret jika vaksin tersedia. Jika Maret sudah selesai divaksin maka bulan Mei sebenarnya sudah siap untuk melaksanakan PTM.

"Sebenarnya kalau Maret sudah selesai semua maka April kalau mau PTM ya bisa. Tapi lebih baik jangan April biar kekebalan tubuhnya terbentuk setelah divaksin," paparnya.

Tetapi sampai saat ini dirinya belum mengetahui kapan vaksin akan diterima kembali. Untuk tahap kedua, Kota Solo menerima 70.000 dosis yang digunakan untuk 35.000 orang.

"Perhitungan kami 113.000 jadi sasaran untuk tahap kedua. Jadi kalau yang datang hanya 70.000 maka masih sepetiganya. Kalau nanti ada jaminan untuk dosis kedua segera diberi akan saya berikan semuanya. Pokoknya kalau ada vaksin datang langsung mainkan," pungkasnya.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto