logo

BPJAMSOSTEK Surabaya Rungkut Dongkrak Kepesertaan Lewat Perisai

 BPJAMSOSTEK Surabaya Rungkut Dongkrak Kepesertaan Lewat Perisai

01 Maret 2021 20:45 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - SURABAYA: BPJAMSOSTEK Cabang Surabaya Rungkut menggandeng berbagai kalangan untuk menambah jumlah kepesertaan. Kali ini, mereka menjalin kerjasama dengan Organisasi Iki Lho Jatim, terkait sistem keagenan penggerak jaminan sosial Indonesia.

Menurut Kepala Kantor Cabang Surabaya Rungkut, Rudi Susanto, kerjasama ini akan mengukuhkan organisasi tersebut sebagai agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia). "Penggerak Jaminan Sosial yang biasa disebut juga Perisai ini adalah perpanjangan tangan dari BPJAMSOSTEK bagi individu, organisasi, komunitas, untuk menjangau angkatan kerja yang ada di wilayah seluruh Indonesia. " ujarnya, Senin (1/3/2021).

Perisai yang merupakan perwakilan dari BPJAMSOSTEK ini akan membantu mengedukasi dan menginformasikan program perlindungan sosial pada para pekerja. Mereka nantinya akan mengajak dan membantu pekerja untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Melalui Perisai, pihaknya juga berharap penambahan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Rungkut bisa lebih dipercepat. Mereka akan membantu merekrut kepesertaan dari para pekerja Penerima Upah (PU) dan Bukan Penerima Upah (BPU).

Keberadaan Perisai juga diharapkan bisa memperluas jangkauan hingga ke seluruh kalangan pekerja agar bisa segera terdaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK. Update pengetahuan dan informasi para agen Perisai ini diharapkan dapat dengan mudah masuk ke berbagai instansi bisnis, mulai dari mikro hingga di atasnya, dengan memanfaatkan kedekatan, kekeluargaan, dan pertemanan.

Saat ini, Perisai sendiri didukung oleh sistem perbankan untuk memastikan transaksi keuangan berjalan dengan transparan dan akuntabel. Fasilitas ini akan memudahkan para agen Perisai untuk melakukan sosialisasi dan akuisisi peserta. Aplikasi itu didukung sistem perbankan untuk memastikan transaksi keuangan berjalan dengan transparan dan akuntabel. ***

Editor : Markon Piliang