logo

Gempa Sulbar, Kemensos Sudah Realisasi Santunan Kematian 108 Korban

 Gempa Sulbar, Kemensos Sudah Realisasi Santunan Kematian 108 Korban

Presiden Joko Widodo (kiri) meninjau pelaksanaan dapur umum, yang diselenggarakan Kemensos, di lokasi bencana.(foto,ist)
27 Februari 2021 01:15 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - MAJENE: Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyalurkan santunan kematian untuk korban bencana gempa bumi di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat. Sesuai data dari Pemerintah Daerah (Pemda), Kemensos telah menyalurkan santunan pada 108 ahli waris korban meninggal senilai total Rp1.620.000.000.

Dari jumlah korban tersebut, dengan rincian di Kabupaten Majene sebanyak 13 orang dan Kabupaten Mamuju 95 orang, dengan nilai santunan sebesar Rp15 juta per jiwa.

“Kemensos bekerja sama dengan PT Bank Mandiri menyalurkan santunan melalui mekanisme non tunai. Dengan demikian, diharapkan penyaluran santunan tepat sasaran dan tepat jumlah kepada penerima manfaat,” terang Plh Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Rachmat Koesnadi, di Jakarta (25/2/2021).

Secara simbolik, santunan ahli waris korban bencana gempa bumi sudah diserahkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, ke Oemprov Sulbar, 28 Januari 2021 silam.

Rachmat mengemukakan, selama fase tanggap darurat, Kemensos bersama Dinas Sosial setempat telah melakukan beberapa langkah. Di antaranya dengan melakukan pendistribusian logistik untuk pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana alam.

Kemensos juga melakukan pengerahan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk pelayanan Dapur Umum Lapangan, guna pemenuhan kebutuhan permakanan bagi masyarakat terdampak bencana. “Selain itu, Kemensos juga melakukan intervensi Layanan Dukungan Psikososial untuk mengurangi dampak trauma pada korban. Serta mengidentifikasi ahli waris korban bencana gempa bumi yang meninggal dunia untuk rencana pemberian santunan duka,” terangnya.

Pada fase tanggap darurat, Kemensos menyalurkan bantuan sebesar Rp. 3.277.380.698. Yakni untuk bantuan logistik tanggap darurat, bantuan beras regular, serta bantuan bahan natura dapur umum lapangan. “Sehingga total bantuan Kemensos untuk penanganan bencana gempa bumi di Provinsi Sulawesi Barat pada tahun 2021 sebesar Rp4.897.380.698,” jelas Rahmat.

Penyaluran santunan kematian korban meninggal akibat gempa Provinsi Sulbar pada ahli waris mendapat perhatian wakil rakyat. Anggota Komisi VIII DPR H.l Arwan M Aras, Kabupaten Mamuju, Rabu (24/2/2021) menyalurkan santuan kematian ke 95 ahli waris dengan total bantuan senilai Rp1.425.000.000.

Lalu, di Kabupaten Majene, srhari sebelumnya, Arwan M Aras memantau penyaluran dana santunan kepada sebanyak 13 jiwa dengan total bantuan senilai Rp. 195.000.000.***

Editor : Gungde Ariwangsa SH