logo

Jateng Minta Rest Area Jalan Tol Dikelola Masyarakat

 Jateng Minta Rest Area Jalan Tol Dikelola Masyarakat

Direktur pengembangan Jasa Marga bersama Ganjar Pranowo
23 Februari 2021 15:18 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - SEMARANG: Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meminta rest area di sejumlah jalan tol baru kelak bisa dikelola masyarakat. Dengan demikian, masyarakat akan bisa ikut merasakan manfaat dari pembangunan jalan bebas hambatan tersebut.

Permintaan itu disampaikan Ganjar kepada para petinggi PT Jasa Marga pelaksana sejumlah proyek tol di Jateng di kantornya, Selasa (23/2/2021).

Pada kesempatan itu, jajaran direksi PT Jasa Marga melaporkan terkait progres pembangunan jalan tol di Jawa Tengah, seperti pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta dan Bawen-Yogyakarta.

"Saya minta beberapa aspek diperhatikan terkait pembangunan jalan tol. Misalnya pemanfaatan rest area, kami berharap agar Pemkab dan desa dilibatkan, kalau bisa mereka menjadi pemilik, bisa mengelola atau mungkin jadi investor," kata Ganjar.

Dengan demikian, masyarakat bisa merasakan dampak dari pembangunan jakan tol. Selain itu, program menjadikan rest area sebagai pusat penjualan UMKM juga bisa terwujud.

"Kalau bisa rest area-rest area itu betul-betul dialokasikan untuk mereka tanpa membebani. Kalau dulu ada sewanya, dan sewanya mahal. Maka saya minta ke depan UMKM betul-betul disediakan ruang secara gratis," tegasnya.

Selain itu, ia juga memberikan sejumlah masukan, diantaranya sosialisasi dan edukasi pembangunan tol pada masyarakat. Sejumlah permasalahan seperti pembebasan lahan yang kemungkinan muncul, harus diselesaikan dengan baik.

"Juga persoalan sosial harus diperhatikan, akses jalan, akses saluran air dan sebagainya. Jangan sampai karena pembangunan tol, ada warga yang terasingkan dari komunitasnya dan itu sudah terjadi di Brebes dulu," ujarnya.

Ganjar juga mewanti-wanti kontraktor agar memperhatikan timbunan yang akan digunakan untuk pembangunan. Pasalnya, selama ini timbunan jalan tol justru menimbulkan masalah lingkungan.

Direktur Pengembangan PT Jasa Marga, Arsal Ismail menegaskan, siap menindaklanjuti perintah gubernur. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemda-Pemda terkait yang dilintasi jalan tol untuk pengelolaan rest area.

"Tentu kami akan tindaklanjuti, kami akan bekerjasama dengan Pemda-Pemda setempat. Kami akan kasih kesempatan untuk UMKM, karena sesuai aturan itu memang ada kesempatan 30 persen bagi pelaku UMKM. Nanti biar Pemda yang mengatur," katanya.***

Editor : Gungde Ariwangsa SH