logo

Henry Diapresiasi Bamsoet: Pandemi Bantu UMKM Borong Sepeda Lipat Sekelas Brompton

Henry Diapresiasi Bamsoet: Pandemi Bantu UMKM Borong Sepeda Lipat Sekelas Brompton

22 Februari 2021 22:49 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - JAKARTA: Selama pandemi Covid-19, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor yang terdampak cukup parah. Hal tersebut disadari betul oleh pengacara kondang Adv.Dr (c) KP Henry Indraguna, SH.MH.

Ia pun tak segan-segan merogoh kantongnya untuk membantu UMKM agar tetap bisa survive dan tetap bisa melakukan usaha produktif sekalipun masih dalam pagebluk Korona dengan berinisiatif memborong 10 unit sepeda lipat produksi dalam negeri berlabel "Bamsoet Klasik".

Yang menarik dan membanggakan sepeda yang sangat mirip Brompton -merek sepeda paling kondang asal Inggris- tersebut diproduksi dan dibesut oleh 28 UMKM asal Jawa Barat (Jabar).

"Ternyata produsen dalam negeri bisa membuat sepeda lipat berkualitas. Sepeda buatan UMKM tak kalah kualitasnya dengan merk luar," kata Henry Indraguna saat bersilaturahmi di kediaman Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo di Jakarta.

Menurut Henry, sepeda lipat berwarna kuning yang dibelinya tak kalah dengan sepeda lipat impor dengan merek terkenal.

Apalagi, ungkap dia, sepeda yang diborongnya itu memiliki harga yang jauh lebih murah dengan kualitas yang sangat tinggi.

"Produk UMKM seperti ini harus didukung dengan cara dibeli, digunakan dan dipromosikan kepada para pecinta sepeda lainnya. Jadi tidak retorika saja, saat berhasrat ingin membantu UMKM, tapi faktanya tidak bisa memberikan solusi konkret kepada pelaku usaha berbasis akar rumput ini," ujar Penasihat Ahli Lembaga Komunikasi dan Informasi (LKI) DPP Partai Golkar ini.

Sebagai penghobi olahraga bersepeda ini, Henry juga memiliki sepeda lipat terkenal Brompton dengan harga lebih dari Rp120 Juta. Tapi tutur dia, sepeda "Bamsoet Klasik" yang dibelinya tersebut nyatanya memiliki kualitas tidak kalah dengan merek luar negeri. Mulai dari model, design serta kenyamanannya.

Langkah Henry membeli sepeda "Bamsoet Klasik" mendapat apresiasi langsung dari seniornya di Beringin yang juga empunya rumah, Bambang Soesatyo.

Bamsoet sapaan akrab politisi senior Golkar ini mengatakan Henry Indraguna adalah sosok profesional di profesinya yang lebih banyak afirmatif untuk kelompok masyarakat arus bawah yang membutuhkan advokasi hukum dan sebagai politisi dirinya langsung peka terhadap persoalan masyarakat dari kelompok UMKM.

Faktanya, kata Bamsoet, koleganya itu langsung terjun langsung ikut menggerakkan perekonomian rakyat dengan membeli produk UMKM.

Menurut Ketum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat ini, sepeda yang dibanderol dengan harga Rp17,5 Juta itu, ternyata tak kalah juga dengan sepeda yang lebih established dan memiliki kualitas yang tinggi dari produk nasional.

"Produksi sepeda dibuat limited edition, terbatas hanya seratus unit. Di setiap unitnya ada nomor seri dari 001 sampai 100. Pembeli juga akan mendapatkan sertifikat otentikasi," ungkap Bamsoet.

Produksi yang terbatas tentu membuat sepeda itu layak dibeli sebagai barang koleksi maupun investasi dan akan berimplikasi kepada nilai atau harga sepeda tersebut.

Penyuka dan kolektor otomotif ini menuturkan sepeda yang dilabeli "Bamsoet Klasik" ini memiliki berat sekitar 13 kilogram. Spesifikasi lainnya, frame set dari hi ten dengan shock absorber, brake system u brake, crankset alloy - litepro, handlebar dropbar atau flatbar alloy - litepro, gear set shimano claris 8 speed, shifter shimano claris, crank litepro holotech, saddle brooks B17, pedal alloy - litepro, tire 20 inch scwalbe tanwall serta wheelset alloy - raze. "Beratnya yang ringan dan bentuknya yang menawan menjadi nilai tersendiri bagi sepeda ini. Walaupun mungil, sepeda ini memiliki kekuatan luar biasa, mampu menahan beban hingga 110 Kg.

Jadi siapapun dengan berat dibawah 110 Kg bisa menggunakan sepeda ini dengan nyaman dan aman," ucapnya.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto