logo

KRL Solo-Yogyakarta Segera Beroperasi

KRL Solo-Yogyakarta Segera Beroperasi

KRL rute Solo-Yogyakarta segera beroperasi untuk penumpang umum
21 Januari 2021 22:48 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Kereta Rel Listrik (KRL) Solo-Yogyakarta akan mulai beroperasi tanggal 10 Februari mendatang. Saat ini PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mulai melakukan uji coba terbatas.

Menurut Direktur Operasi dan Pemasaran PT KCI, Wawan Ariyanto, Kamis (21/1/2021), ada tiga trip selama uji coba terbatas tersebut. Mulai tanggal 20-30 Januari untuk pemerintah, komunitas, dan media. Dilanjutkan tanggal1-7 Februari, untuk penumpang umum.

"Masyarakat bisa mendaftar melalui email dengan mengunduh aplikasi KRL Access terlebih dahulu. Sebab, kuota dibatasi untuk penerapan physical distancing," jelasnya.

Untuk bisa naik KRL, penumpang wajib memiliki Kartu Multi Trip (KMT) sebagai alat pembayaran. Kartu produksi PT KCI tersebut seharga Rp 30 ribu dengan saldo Rp 10 ribu. Jika penumpang memiliki kartu e-money, bisa menggunakan kartu milik bank Himbara dan BCA.

"Untuk tarif KRL sama seperti tarif KA Prameks rute Solo-Jogja yakni Rp8 ribu. Tapi pelayanannya lebih bagus dari Prameks karena keretanya baru, waktu tempuh lebih cepat, dan dilengkapi AC," jelasnya lagi.

Sebanyak 10 trainset telah disiapkan untuk melayani penumpang Solo-Yogyakarta maupun sebaliknya. Tapi baru ada enam trainset yang sudah siap saat ini. Setiap trainset terdiri dari empat gerbong. Dengan kapasitas 74 penumpang tiap gerbong dengan aturan protokol kesehatan.

"Jika jumlah penumpang meningkat, kami akan sesuaikan. Mungkin kami bisa jalankan delapan gerbong," ujarnya.

Wawan juga mengatakan selama dua hari uji coba, ada yang perlu dievaluasi. Yakni terkait tap in dan out kartu. Penumpang perlu diedukasi bahwa yang biasanya pakai tiket Kereta Api Indonesia (KAI) Access, sekarang menggunakan sistem tap in.

"Seperti di tol, harus sepasang, baik tap in maupun out. Semua penumpang yang berangkat dari Solo, tap in. Sampai di Jogja, harus keluar gate dulu untuk tap out," paparnya.

Untuk sementara, jadwal perjalanan KRL menggunakan jadwal KA Lokal Prameks. Dengan 20 perjalanan, atau 10 pulang dan 10 pergi. Nantinya KRL akan akan menggantikan KA Lokal Prameks dengan rute sama. Sedangkan untuk terusannya yakni rute Yogyakarta- Kutoarjo akan menggunakan KA Lokal Prameks.

 Keberadaan KRL sangat membantu masyarakat. Seperti waktu tempuh selama 68 menit. Jauh lebih cepat dari Kereta Api (KA) Prameks. Lebih lanjut, Wawan mengatakan, pihaknya juga membuat buku panduan naik KRL. Buku panduan tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat ketika hendak naik KRL.

Dalam buku panduan tersebut juga mencantumkan beberapa peraturan dan larangan saat naik KRL, salah satunya tidak boleh makan dan minum selama perjalanan.

Panjang jaringan KRL Solo-Yogyakarta sendiri kurang lebih 60 kilometer. Sedangkan untuk total perjalanan rencananya akan sebanyak 20 perjalanan/hari dengan waktu tempuh masing-masing .Proyek pembanguan KRL Solo-Jogja ini merupakan proyek multi yeaes yang dimulai sejak tahun 2019 hingga 2020, dengan total anggaran sebesar Rp 1,2 triliun. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto