logo

Kapasitas Rumah Sakit Rujukan Pasien Covid-19 Di Depok Hampir Penuh

Kapasitas Rumah Sakit Rujukan Pasien Covid-19 Di Depok Hampir Penuh

Petugas kesehatan menangani pasien Covid-19
21 Januari 2021 22:37 WIB
Penulis : Windrarto

SuaraKarya.id - DEPOK: Jumlah warga Kota Depok, Jawa Barat, yang terserang Covid-19 belum mereda. Kondisi ini membuat ketersediaan tempat tidur isolasi dan ICU di Rumah Sakit (RS) rujukan pasien Covid-19 hampir penuh atau overload.

Dalam rilis gugus tugas Covid-19 di Depok, Kamis (21/1/2021), total kasus konfirmasi positif bertambah  314 menjadi 22.959 orang dan kasus konfirmasi aktif 4.495 orang. Kemudian, suspek aktif sebanyak 999 orang serta kontak erat aktif 2.583 orang.

Sementara pasien sembuh Covid-19 bertambah 220 orang sehingga total menjadi 17.945 orang atau 78,16% dari total kasus konfirmasi positif.

Pasien meninggal sebanyak lima orang. Dengan demikian, jumlah seluruhnya menjadi 519 orang.

Kemudian, terdapat juga pasien probabel aktif sebanyak 37 orang yang merupakan kasus suspek dengan ISPA berat, gagal napas. Atau meninggal dunia dengan gambaran klinis yang meyakinkan Covid-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR.

Jumlah warga yang terjangkit Covid-19 masih bertambah membuat kapasitas rumah sakit rujukan pasiennya hampir penuh.

"Kapasitas tersisa sekitar 10 persen dari ketersedian tempat tidur isolasi maupun tempat tidur ICU," kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Enny Ekasari berdasarkan informasi dari data RS online, Kamis (20/1/2021).

Kapasitas tempat tidur isolasi saat ini, tuturnya seperti dikutip dari portal berita Pemerintah Kota Depok, sudah terisi sebesar 90,69 persen. Adapun kapasitas tersedia di 24 Rumah Sakit (RS) sebanyak 763 tempat tidur dan sudah terisi 692 tempat tidur. 

Untuk kapasitas tempat tidur ICU, ujarnya, sudah terisi sebanyak 90,00 persen. Untuk kapasitas tersedia sebanyak 80 tempat tidur dan sudah terisi 72 tempat tidur.

Untuk itu, ucapnya, seluruh masyarakat diharapkan terus menjalankan 5M. Yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Juga tetap berada di rumah sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. 

"Tetap jalankan protokol kesehatan sebagai pencegahan. Karena saat ini ketersediaan tempat tidur isolasi maupun ICU hampir penuh dan susah ditangani," tuturnya.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto