logo

Kepala BKKBN Tekankan Program Bangga Kencana Bisa Berjalan Baik

Kepala BKKBN Tekankan Program Bangga Kencana Bisa Berjalan Baik

Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo SP OG(K).(foto,ist)
21 Januari 2021 18:01 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Dalam upaya menciptakan sumberdaya manusia (SDM) yang berkualitas, spacing atau jarak antara persalinan satu dengan persalinan berikutnya menjadi hal yang penting. Jarak antar anak akan sangat mempengaruhi terjadinya stunting dan kondisi kesehatan, nutrisi Ibu dan bayi ini yang harus kita utamakan.

Demikian dikemukakan Kepala BKKBN Dr (HC) dr Hasto Wardoyo Sp OG (K), saat melantik dan mengambil sumpah Pejabat Tinggi Pratama di Auditorium Kantor Pusat BKKBN, di Jakarta, Rabu (20/1/2021).

Karenanya, ujarnya, dengan keberadaan Kampung Keluarga Berencana yang berubah menjadi Kampung Keluarga Berkualitas, diharapkan bisa menjadikan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) berjalan dengan baik.

Dikemukakan Hasto, masalah kependudukan masih banyak yang harus dilakukan. Khususnya, terkait pendidikan kependudukan dan juga strategi lain terkait kependudukan.

Kependudukan, lanjutnya, mendapat beragam kritikan terkait mindset. Padahal, penduduk sudah berubah situasi, namun mindset pembangunan kependudukan belum berubah.

"Apakah masih akan seperti dahulu atau ada pemikiran baru terkait dengan katakanlah seperti tahapan transisi pembangunan kependudukan saat ini,” ujar Hasto.

Dia mengemukakan, tahun 2020, semua bekerja dengan tantangan yang berat, seperti adanya pandemi yang masih berjalan sampai sekarang. Di satu sisi, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menyatakan terimakasih pada jajaran BKKBN.

Pasalnya, capaian realisasi anggaran dan program BKKBN di tahun 2020, dinilai cukup menggembirakan. Yakni mencapai 96 persen (tanpa anggaran belanja pegawai, sementara total realisasi anggaran mencapai 90,79 persen).

Tahun 2020, lanjutnya, BKKBN juga telah melaksanakan beberapa perubahan salah satunya adalah Rebranding BKKBN yang merupakan salah satu quickwins BKKBN.

Pada kesempatan itu, Kepala BKKBN melantik Pejabat Tinggi Pratama di antaranya Dr Hariyadi Wibowo MARS sebagai Kepala Biro Hukum, Organisasi dan Tata Laksana; Dr Edi Setiawan SSi MSc MSE (Direktur Kerjasama Pendidikan Kependudukan); Fatmawati ST MEng (Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat), serta Philmona Maria Yarolo SSos MSi (Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Barat).***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto